31 C
Semarang
Rabu, 25 November 2020

Banyak Warga Keluhkan Diare

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA-Sebagian besar masyarakat mengeluhkan penyakit diare selama puasa dan Lebaran. Lantaran kurang mengendalikan diri dalam mengonsumsi makanan dan pola makan yang tidak sehat.

Dr Nunung, salah satu petugas medis yang siaga 24 jam di Puskesmas Sidorejo Lor menuturkan jika diare merupakan keluhan yang paling banyak disampaikan oleh para pasien yang berobat.

Pihak Dinas Kesehatan Kota ( DKK) Salatiga sendiri sudah mewanti-wanti masyarakat untuk mewaspadai diare. Seiring banyaknya makanan yang dikonsumsi masyarakat cenderung bersantan dan bermacam-macam jenisnya. ”Penyakit yang perlu diwaspadai pasca Lebaran adalah diare. Karena berdasarkan catatan di Puskesmas, pasien diare yang memeriksakan diri ke Puskesmas menempati urutan pertama,” ujar kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah kepada wartawan, kemarin.

Selain diare, yang perlu diwaspadai masyarakat adalah infeksi saluran pernafasan akut (Ispa). Hal ini karena selama Lebaran banyak aktivitas yang dilakukan di luar, sementara banyak debu di musim kemarau. Tidak ketinggalan pula, Siti Zuraidah juga mengingatkan tentang bahaya penyakit radio vascular yang dikarenakan timbunan kolesterol akibat konsumsi makanan yang tidak sehat selama puasa dan Lebaran.

“Waspadai kolesterol. Biasanya hidangan yang kita makan saat Lebaran cenderung bersantan dan berlemak-lemak, semisal opor dan sebagainya,” imbuhnya.

Untuk menghindari agar penyakit pasca Lebaran tidak muncul, pentingnya pola makan dan pola hidup yang sehat. ”Perbanyak konsumsi sayur dan buah, serta tetap rutin berolah raga,” imbuhnya. (sas/ida)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...