32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Siapkan Event Besar untuk Pikat Wisatawan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Event-event besar siap digelar di Semarang untuk menggaet wisatawan. Salah satunya yang segera digelar pada 6-7 Juli nanti, yakni MXGP.

“Saya tidak ingin Semarang, dengan segala potensi wisatanya, hanya dilewati wisatawan lokal maupun asing. Kita akan terus berupaya agar kota Atlas mampu menggaet wisatawan melalui gelaran event besar,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Event MXGP akan mendatangkan ribuan orang ke Semarang. “Tentu ini membutuhkan penginapan, dan Semarang sudah siap untuk hal ini,” jelasnya.

Hendi menjelaskan, keberadaan jalan tol Jakarta-Surabaya menjadi salah satu kesempatan tersendiri bagi Semarang untuk menarik pengunjung. Hanya saja, ada tantangan besar ketika Semarang tidak mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan menciptakan helatan-helatan menarik.

“Karena orang bisa saja dari Jakarta ke daerahnya tidak mampir ke Semarang. Mereka memang lewat tol kemudian didistribusikan ke kota lain seperti Solo, Demak dan lainnya. Itu kalau Semarang nggak bisa membuat sesuatu yang menarik di Semarang,” ujarnya.

Sejauh ini, dikatakan Hendi, pemerintah telah berupaya menggali potensi wisata Semarang dengan menggelar acara rutin. Seperti di Tinjomoyo yang setiap Sabtu selalu diadakan pasar Semarangan. Sejumlah tempat dengan fasilitas penunjangnya juga sudah diperbaiki demi memperbaiki wisata Semarang. “Yang terpenting, kita ke depan harus membuat agenda wisata. Kita punya Kota Lama yang bagus, tapi kalau ke sana hanya melihat gedung tua saja maka tidak akan menarik,” kata dia.

Dalam hal ini, Hendi akan mengumpulkan sejumlah pihak terkait seperti hotel, asosiasi dan pihak lainnya untuk berunding tentang perumusan agenda wisata Semarang. “Akan kita kumpulkan juga para akademisi, kita akan cari kira-kira event apa yang sesuai diadakan tiap sabtu di Semarang,” tandasnya.

Salah seorang warga Semarang, Afra mengatakan, sejauh ini wisata Semarang sudah dikelola dengan sangat baik melalui media sosial dan berbagai macam event rutin yang digelar oleh Dinas Pariwisata kota semarang. Hanya saja, menurutnya, rendahnya minat wisatawan datang ke Semarang dikarenakan sejumlah sarana dan prasarana di lokasi wisata yang kurang terawat.

“Menurut saya, wisata di Semarang hanya bergaung ketika ada event besar,” ujar alumnus Undip ini. (sga/zal)

Latest news

Related news