28 C
Semarang
Sabtu, 12 Juni 2021

25.924 Warga Belum Rekam Data

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Hingga kini masih ada 25.924 warga yang belum melakukan rekam data E-KTP. Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Budi Kristiono mengungkapkan sebanyak 766.952 warga sudah wajib E-KTP

“Padahal Pilgub kini tinggal dua hari,” ujar Budi, Minggu (24/6). Dikatakan Budi, dari ratusan ribu warga yang sudah rekam data ada 741.029 orang.

Pihak Pemkab Semarang sudah berupaya maksimal untuk menggaet warga supaya segera melakukan rekam data. Diantaranya dengan mengundang warga by name by address.

Saat cuti libur Lebaran beberapa waktu lalu saja, di 19 kantor kecamatan dan Dispendukcapil hanya 51 orang yang mau melakukan rekam data E-KTP. Surat undangan rekam data sebenarnya sudah diberikan. Namun masih banyak warga yang belum juga melakukan rekam.

“Mungkin dia kerja sebagai TKI, pergi tanpa lapor, dan meninggal dunia tanpa lapor untuk mendapatkan akta kematian sehingga datanya masih nyantol di data base kita. Kalau meninggal dunia dilaporkan akan terbit akta kematian, pasti datanya hilang,” ujarnya.

Menurut Budi, suksesnya administrasi kependudukan juga sangat tergantung dari tingkat kesadaran masyarakat. Khususnya E-KTP, dimana kesadaran warga untuk melakukan rekam data sangat diperlukan.

Budi menambahkan, untuk merealisasikan target 100 persen pihaknya akan mengoptimalkan jemput bola. Pihaknya meminta para kepala desa untuk mendata warganya yang kerja di luar daerah dan meminta mereka melakukan rekam data saat pulang ke rumah.

“Yang belum rekam data akan kita undang lagi sesuai by name by address. Kita juga minta yang meninggal dunia agar dilaporkan, agar datanya tidak nyantol di  data base Dispendukcapil,” katanya. (ewb/zal)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news