33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Sehari Layani 460 Penumpang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jumlah pengguna BRT Trans Semarang dari Bandara Baru Ahmad Yani melejit. Sebelumnya, di bandara lama, pengguna BRT koridor IV hanya berjumlah 20-30 orang setiap harinya. Kini di bandara baru dengan koridor V, BRT mampu melayani penumpang hingga 460 orang setiap harinya.

Kepala BLU BRT Ade Bhakti mengatakan, sejak dioperasionalkan 6 Juni lalu, jumlah penumpang hingga 21 Juni sudah mencapai 4.631 orang. ”Memang jumlah penumpangnya naik signifikan sejak dioperasionalkan berbarengan dengan pengoperasionalan bandara baru Ahmad Yani kemarin,” jelasnya.

Ia menilai, animo masyarakat meningkat karena biaya BRT lebih murah dibandingkan moda transportasi lainnya. Terlebih jam operasional juga diperpanjang hingga pukul 00.00 WIB. ”Sangat lumayan membuat masyarakat menggunakan kendaraan umum. Terutama dalam melayani penumpang dari bandara yang mana setiap hari rata-rata ada sekitar 14.000-an penumpang landing di bandara ini,” jelasnya.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang Hanik Khoiru Solikah, menilai perbaikan layanan dan fasilitas sangat diperlukan untuk mengajak masyarakat Semarang beralih menggunakan kendaraan umum. Halte yang ada saat ini, kata dia,  masih butuh penyempurnaan. Terutama halte-halte yang masih semipermanen perlu diubah menjadi permanen. ”Setelah pembahasan anggaran 2019 kita akan coba (anggarkan). Kebetulan kita sedang menggali potensi pendapatan kota Semarang demi pendapatan yang maksimal untuk pembangunan halte permanen ,” ujarnya. (sga/ton)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PKL Penuhi Jalur Pedestrian

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sejumlah trotoar di Semarang telah dibangun dengan cantik. Termasuk fasilitas untuk para penyandang difabel. Hanya saja, banyak trotoar yang disalahgunakan. Seperti di...

Sudah Habis, Baru Disegel

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Setelah surat perintah penghentian pekerjaan pembongkaran (SP4) tidak digubris oleh kepala proyek pembongkaran, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) melayangkan surat...

Diikuti 185 Atlet Bulutangkis Purworejo

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO - Penyelenggaraan Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup Purworejo 2017 yang bergulir mulai Selasa (26/12), diikuti 185 atlet lokal Kabupaten Purworejo. Kejuaraan...

Wisata Jateng Belum Ramah Difabel

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD meminta agar pemprov melengkapi fasilitas ramah difabel di objek-objek wisata se Jateng. Karena mereka kaum difabel juga harus diakomodir dan...

Mahasiswa Dibekali Etika Farmasi

MUNGKID - Untuk membentuk lulusan yang dapat bekerja sesuai kode etik profesi tenaga kefarmasian, Prodi D3 Farmasi dan S1 Farmasi Fikes UM Magelang mengadakan kuliah...

Bos Warteg Dukung Sudirman Jadi Jateng 1

JAKARTA- “Sik..sik ..Pak Dalang, mandeg sik. Waktune wis mepet.” Pertunjukan wayang yang tengah seru-serunya itu pun berhenti. Di bawah panggung, seorang laki-laki memegang mikrofon,...