33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Bertemu Kawan Lama, Nikmati Kuliner Khas

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Alumni SMA Negeri 2 Surakarta lulusan 1993 menggelar reuni beberapa waktu lalu (18/6). Kegiatan yang berlangsung di lobi sekolah tersebut dihadiri para alumni yang kini tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Temu kangen bertema Reuni Perak 25 Tahun tersebut berlangsung meriah. Dihibur organ tunggal. Para alumni pun menyumbang lagu serta disediakan doorprize menarik.

Kepala SMAN 2 Surakarta Sutikno dan beberapa guru juga hadir seperti Kasimin guru IPS dan Nunuk guru matematika. Sutikno memberi apresiasi positif pada kegiatan tersebut. Terlebih Nunuk, guru yang masih aktif mengajar pada 1993 hingga sekarang, mengaku bangga dilibatkan pada reuni sehingga bisa bertemu dengan mantan anak didiknya.

Ketua panitia Arie Danang mengatakan reuni bertempat di sekolah agar para alumni selalu ingat SMAN 2 Surakarta atau kenal dengan sebutan Smada. Terlebih saat ini suasana sekolah sudah berubah bila dibandingkan 25 tahun silam.

“Biar teman-teman tetap selalu ingat dengan SMA Negeri 2 Surakarta. Meski saat ini kami tersebar di berbagai daerah,” jelasnya.

Ditambahkan panitia yang lain, Aris Nugroho, kegiatan ini merupakan reuni ketiga untuk angkatan 1993. Sebelumnya reuni diadakan di restoran. Kali ini memang mengambil tempat di SMAN 2 Surakarta agar para alumni bisa kembali ke sekolah tempat mereka menuntut ilmu pada saat masih mengenakan seragam putih abu-abu.

“Reuni sekarang lebih meriah, lebih semarak karena yang datang juga lebih banyak,” ujarnya.

Salah seorang alumni yang kini tinggal di Jakarta, Boudewijna Wuri Astuti mengaku sangat gembira bisa hadir dalam reuni perak SMAN 2 Surakarta. “Sangat happy bertemu teman-teman lama,  bisa tukar pikiran. Dulu kita masih pelajar, sekarang sudah menjadi orang yang penuh dedikasi dan bertanggung jawab membentuk keluarga yang baik,” tutur perempuan berparas manis itu sembari tersenyum.

Uniknya lagi, alumni jumlahnya ratusan orang itu juga disuguhi sajian menu khas Solo. Seperti tengkleng, nasi liwet, cabuk, brambang asem. Tidak ketinggalan sate kere dan es dawet. Kerinduan mereka akan kuliner khas Solo terpuaskan.

“Luar biasa reuni perak ini. Bisa bertemu kawan SMA dan menikmati sajian kuliner khas Solo yang ngangeni,” cetus Retno Wibowo, alumni yang tinggal di Magelang. (sct/lis)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Konsumen D’paragon Minta Uang Kembali

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sejumlah konsumen PT D'paragon Labbaika Utama meminta uang yang telah dibayarkan untuk dikembalikan. Sebab, sejak tahun 2015, apartemen yang direncanakan berdiri di Jalan...

Sepakat Berkampanye Sehat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkomitmen menjaga kondisi pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng berlangsung damai. Keduanya berjanji akan...

PKS Abstain Usung Calon

“Kami akan menentukan sikap dalam waktu yang tidak ditentukan. Bisa jadi menjelang coblosan." Anantyo Widodo RADARSEMARANG.COM - PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) Temanggung, tidak memiliki teman koalisi...

Bos SNI Bawa Pistol di Persidangan

KRAPYAK – Bos PT Sinergi Niagatama Indonesia (SNI) Setiadi Hardinata langsung menunjukkan pistol berizin yang dimilikinya, saat dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang sebagai saksi...

Perkuat Kembali Komoditas Kelapa di Demak

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Di wilayah Kabupaten Demak dulu merupakan salah satu daerah penghasil buah kelapa. Namun, kejayaan komoditas itu meredup seiring dengan makin langkanya pohon kelapa....

Profesionalisme Guru di Era Medsos

RADARSEMARANG.COM - SOSOK guru yang diidolakan siswa adalah ramah, baik, menyenangkan, asyik, mudah bergaul, kreatif, pandai, up to date, tidak ketinggalan jaman, dan mengerti...