33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Anak Sulung Debi Ditangkap

Diduga Kuat Bunuh Ibunya

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Penyidik masih bekerja, motif masih dikembangkan. Apapun alasannya ini benar-benar kejam, kok anak kandung tega membunuh ibunya sendiri yang telah melahirkanya.

Kombes Pol Abioso Seno Aji 
Kapolrestabes Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pelaku pembunuhan Debora Sriani Setyawati, 50, yang ditemukan tewas bersimbah darah di lorong rumah ibunya, Mak Heni, di Jalan Senjoyo II/37B, Bugangan, Semarang Timur mulai menemui titik terang. Aparat Polrestabes Semarang telah mengamankan putra sulung korban yang diduga kuat sebagai pelakunya.  Ruben, 25, anak pertama korban diamankan di sebuah rumah di daerah Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (22/6) malam.

“Pelaku anak kandungnya sendiri (Ruben). Ditangkap di Ungaran,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (23/6).

Setelah dilakukan penangkapan, Ruben dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk dilakukan pemeriksaan. Namun demikian, Abioso belum bersedia memberikan keterangan secara detail terkait motif kasus pembunuhan ini.

“Penyidik masih bekerja, motif masih dikembangkan. Apapun alasannya ini benar-benar kejam, kok anak kandung tega membunuh ibunya sendiri yang telah melahirkanya,” katanya.

Saat ini, Ruben masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polrestabes Semarang.

Dugaan kuat Ruben menjadi pelaku pembunuhan ibunya sendiri juga disampaikan oleh putra bungsu korban, Henemia Bayu Sunarto Putra , 21, dan juga Suyud, pria yang bekerja sebagai penjaga perumahan di tempat tinggal orangtua korban.

“Anaknya yang nomor dua (Bayu) melihat ibunya terakhir keluar dari rumah Selasa sekitar pukul 08.00. Saya juga melihat dia dibuntuti anak pertamanya di kediaman Mak Heni Selasa pagi itu,” kata Suyud.

Menurut keterangan Suyud, banyak tetangga yang melihat perilaku Ruben. Tak jarang pemuda ini berbuat kasar dengan ibu kandungnya ketika kemauannya tidak dituruti. Suyud juga sering mendengar cerita perilaku Ruben dari para tetangga.

“Kalau tidak diberi uang, main pukul. Dia sering kasar sama ibunya sendiri. Orangnya (Ruben) masih muda, sudah putus sekolah,” jelasnya.

Suyud menjelaskan, para tetangga juga merasa kaget ketika mendengar Debi –sapaan Debora– ditemukan tewas bersimbah darah di rumah ibunya, Kamis (21/6) sore lalu. Sebab, wanita yang sehari-hari menjadi guru di sekolah Terang Bangsa Semarang ini dikenal sosok yang baik dan santun.

“Orangnya baik, dia sering ke tempat orangtuanya, ngurusi Mak Heni (ibunya) setiap hari. Mak Heni ini sudah tidak bisa jalan, ngomong masih bisa jelas, namun agak tergagap-gagap,” katanya.

Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, lanjut dia, korban sempat ngobrol dengan dirinya. Debora kerap curhat  kepada Suyud.

“Sebelum meninggal, Debi sering curhat sama saya soal anak pertamanya yang sering kasar ketika meminta uang kepadanya. Ya, mungkin Mak Heni tahu kejadiannya, cuma tidak bisa apa-apa karena kondisinya lumpuh dan berbicaranya agak sulit,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Debora Sriani Setyowati, 50, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah ibunya Jalan Senjoyo II/37B, Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Kamis (21/6) sekitar pukul 18.30. Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka di bagian kepala, dan bercak darah yang sudah mengering. (mha/aro)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tembakau Gorila Beredar via Online

BATANG - Maraknya peredaran tembakau dengan kandungan Narkoba, atau Tembakau Gorila ternyata sudah sampai di Kabupaten Batang. Peredaran tembakau memabukkan tersebut, diakui penggunanya didapat...

Penjual Miras Oplosan Terancam Sanksi Pidana

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Genderang perang terhadap peredaran minuman keras (miras) oplosan terus ditabuh jajaran Polrestabes Semarang. Yang terbaru, ratusan botol miras oplosan berhasil diamankan...

Hobi Sepatu Roda Jadi Prestasi

RISKI Adyan adalah atlet sepatu roda andalan Jateng. Mahasiswi jurusan Teknik Lingkungan Undip ini menekuni olahraga tersebut sejak masih duduk di bangku kelas 2...

Persyaratan Berat, Calon Perseorangan Urung Daftar

SEMARANG – Pilgub Jateng kecil kemungkinan diramaikan calon perseorangan. Menjelang penutupan penyerahan syarat dan bukti dukungan bakal pasangan calon perseorangan dalam Pilgub Jateng, sampai...

Empat Pilar Jadi Kunci Kemajuan Bangsa

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Drs H Fathan Subchi memberikan sosialisasi terkait pentingnya 4 pilar kebangsaan. Yaitu,...

Hoax Jual Beli Darah Pendonor

JawaPos.com – Ini adalah hasutan lama yang masih saja beredar dan meresahkan. Informasi itu berkaitan dengan perlakuan terhadap darah yang didonorkan. Katanya, telah terjadi...