33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Polisi Buru Putra Sulung Korban

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

RADARSEMARANG.COM – DUKA mendalam dirasakan putra bungsu korban, Henemia Bayu Sunarto Putra. Ia tak menduga, sang ibu, Debora Sriani Setiawati, menghadap Tuhan secepat itu.

Disinggung terkait dugaan orang terdekat sebagai pelaku pembunuhan terhadap ibunya, Bayu mengaku tidak ingin berpikir negatif. Namun ia membenarkan bahwa hubungan ibunya dengan kakaknya yang bernama Ruben memang kurang baik. Terlebih, hingga saat ini Bayu mengaku belum bertemu dan berkomunikasi dengan kakak sulungnya tersebut.

“Sampai sekarang belum ketemu, dia (Ruben) belum ke sini (rumah duka RS Panti Wilasa Citarum, Red). Katanya juga masih dicari polisi. Saya tidak tahu. Cuma dia memang hanya pulang kalau mau minta uang atau makan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca Juga: Selasa Pamitan, Kamis Ditemukan Tewas

Ruben, berdasarkan penuturan Bayu, memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Menurutnya, kakaknya tersebut pernah menjalani sejumlah perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Bahkan di salah satu kesempatan, ia pernah ikut menemui dokter yang menangani kakaknya memvonis bahwa Ruben terkena penyakit Skizofrenia.

Iya, dulu sempat dirawat 2 atau 3 kali. Sekarang itu dia tinggal di Ungaran, di rumah peninggalan ayah. Sebenarnya saya sempat dengar suara motor dia waktu hari Selasa itu, kan kalau mbleyer khas, makanya saya tahu. Mungkin waktu mamah ke tempat Mak Heni bareng dia,” ujarnya.

Bayu menceritakan, semasa hidup, ibunya merupakan pribadi yang santun dan lemah lembut. Menurut Bayu, Debi selalu berkomunikasi dengan tetangga. Pandai bersosial dan ramah. Bayu tak menyangka ibunya meninggal dengan cara yang mengenaskan.

“Saya yakin mamah nggak punya musuh, wong orangnya halus banget kalau sama orang lain. Harapan saya, semoga cepat ditangkap siapapun pelakunya,” katanya. (tsa/aro)

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Makna Hari Pahlawan dalam Konteks Kekinian

SETIAP tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati hari pahlawan. Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dijadikan momentum bersejarah yang diperingati setiap tahunnya. Pertempuran ini...

Jateng Serius Garap Wisata Minat Khusus

SEMARANG – Wisata minat khusus di Jawa Tengah dinilai cukup potensial untuk dikembangkan. Potensi ini ditangkap Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Jawa Tengah...

Pesimistis Tol Batang-Semarang Segera Dibuka

SEMARANG - Keinginan pemerintah pusat untuk segera membuka operasional jalan tol Batang-Semarang sepertinya sulit terealisasi. Sampai saat ini, masih ada sekitar 40 persen lahan...

Mobil Aktivis KP2KKN Dibakar

BOYOLALI - Aksi menebar teror oleh oknum tak bertanggung jawab, ditujukan kepada Eko Haryanto, warga Dusun Dadan, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Sabtu dini hari...

Pameran Seni Jadi Hiburan Alternatif Masyarakat

DEMAK-Puluhan lukisan karya para seniman se-Kabupaten Demak dipamerkan dalam sebuah pameran seni rupa di GOR SMA 1 Guntur, Jumat (28/4) kemarin. Tak hanya berlatar...

Tarik Wisatawan dengan Pawai Ogoh-Ogoh

SEMARANG - Dinas Pariwisata Kota Semarang terus menggiatkan kegiatan dalam rangka mengembangkan pariwisata. Kali ini, bekerja sama dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia mengadakan Karnaval...