33 C
Semarang
Sabtu, 8 Agustus 2020

Pasar Darurat Banyak Kekurangan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, geram ketika meninjau pasar darurat Kedungwuni, Jumat (22/6). Bupati menemukan banyak kekurangan dalam pembangunan pasar darurat tersebut.

Padahal direncanakan tanggal 30 Juni ini pasar tersebut sudah beroperasi.

Sebanyak 1.800 pedagang direlokasi sementara di pasar darurat karena Pasar Kedungwuni akan direvitalisasi.

Beberapa hal yang menjadi sorotan bupati adalah kondisi drainase yang belum bisa difungsikan, karena banyak saluran yang belum diplester dan tertimbun tanah. Bahkan ada drainase yang sama sekali belum dibangun.

Kemudian akselerasi jalan yang masih sempit, sehingga menyulitkan masuknya truk ke samping pasar. Kondisi tersebut akan menimbulkan kemacetan bagi kendaraan kecil yang akan melintas di pasar, seperti dokar, motor dan becak.

Bupati juga meminta kepada pihak pengelola pasar darurat, untuk menyediakan musala dan lahan parkir yang memadai. Mengingat selama ini Pasar Kedungwuni menjadi tujuan dan transit dari banyak pedagang dan pembeli yang datang dari luar Kota Pekalongan.

Bupati menegaskan bahwa pasar darurat Kedungwuni harus sudah ditempati pedagang paling lambat tanggal 30 Juni. Sehingga kontraktor harus sudah menyelesaikan seluruh kekurangan pada pasar darurat tersebut, terutama akselerasi jalan dan tempat parkir.

Menurutnya Pasar Kedungwuni adalah pasar tradisional terbesar di Kabupaten Pekalongan dan selama ini menjadi tujuan pembeli dan pedagang dari luar kota.

Bupati menambahkan, pada tahun 2018 ini, Pemkab Pekalongan akan membangun blok B dan C di Pasar Kedungwuni, dengan anggaran sebesar Rp 10 miliar dari APBD dan Rp 16 miliar bantuan dari Pemprov Jateng.

Menurutnya, Pasar Kedungwuni modern untuk pedagang lama yang memiliki kartu SIP, yang terdaftar saat ini jumlahnya lebih dari 1.800 pedagang. Pedagang baru akan dipikirkan setelah semua pedagang lama tertampung.

“Pasar Kedungwuni modern yang baru ini memang untuk UMKM, karena standar harga sewanya terjangkau dan murah,” tegas Bupati Asip. (thd/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

DPW Srikandi PP Jateng Beri Suport Penghuni LP Bulu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita, Bulu, Semarang, Kamis (19/4) kemarin, terlihat tertawa lepas dalam acara “Peringatan Hari Kartini” yang diadakan Dewan...

RSUD Batang Terima Sertifikat Akreditasi

BATANG-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Batang berhasil meningkatan mutu pelayanan. Dengan bukti, berhasil meraih sertifikasi Akreditasi Paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dengan...

Stok Sembako Masih Aman

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Bupati Demak HM Natsir bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM serta Dinas Kesehatan kemarin melakukan sidak harga sembako di pasar tradisional....

TNI Harus Bisa Berbaur dengan Masyarakat

 SEMARANG - Mayjen TNI Tatang Sulaiman menggantikan Mayjen TNI Jaswandi sebagai Pangdam IV/Diponegoro. Proses serah terima jabatan (sertijab) dilakukan di Makodam, Kamis (27/4). Sebelumnya, Tatang...

100 Orang Cuci Tangan Bersama

SEMARANG - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyambut Hari Jadi ke 47 dengan menggelar aksi cuci tangan massal di RS Elisabeth, Semarang, Jumat (17/3)....