Naik Perahu Naga Keliling Hutan Mangrove

523
SYAWALAN : Perahu naga yang dinaiki rombongan Wabup Joko Sutanto berkeliling hutan mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung. (Wahib pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
SYAWALAN : Perahu naga yang dinaiki rombongan Wabup Joko Sutanto berkeliling hutan mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung. (Wahib pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Tradisi Syawalan di Pantai Morosari Desa Bedono Kecamatan Sayung Demak, Jumat (22/6), berlangsung meriah. Wakil Bupati Demak Joko Sutanto bersama rombongan dengan menaiki perahu naga milik Perusda Anwusa pengelola rumah apung Morosari berkeliling mengitari hutan mangrove yang tumbuh lebat di pesisir pantai tersebut. Gelombang laut pantai utara yang landai turut memperlancar perjalanan wisata bahari dalam rangka perayaan Syawalan ini.

Rute perjalanan laut dimulai dari rumah apung kemudian menuju kawasan Makam Syech Mudzakir serta berlayar ke arah hutan mangrove di sebelah timur makam Auliya tersebut. Joko mengatakan, daerah Morosari semula adalah area pertambakan yang terdampak rob dan kini berubah menjadi wisata pantai dengan fasilitas memadai. “Rob jangan dijadikan sebagai musibah. Kalau dikelola dengan baik pasti membawa berkah,” katanya.

Menurutnya, beberapa aset wisata seperti rumah apung, makam Syech Mudzakir, dan  hutan mangrove menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Rumah apung dilengkapi pula gazebo, speedboat, serta perahu naga. “Perbaikan akan terus dilakukan untuk kenyamanan wisatawan.”

Bupati Demak HM Natsir menambahkan, Pemkab Demak kali ini melaksanakan Syawalan di 5 lokasi. Yaitu, Pantai Morosari Sayung, Pantai Morodemak Bonang, Pantai Onggojoyo Wedung, TPI Desa Bungo Wedung, dan Pantai Glagah Wangi Istambul Karangtengah. Dia berharap, adanya Syawalan dapat menambah rasa syukur serta kesejahteraan masyarakat pesisir. (hib/ton)