33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Kekeringan, Ngangsu Air 2 Km

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Memasuki musim kemarau, warga Dusun Wonosari Desa Candirejo Kecamatan Borobudur kembali harus menghemat air. Kekeringan yang melanda wilayah tersebut, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Taufik Nugroho, 26, warga Dusun Wonosari Desa Candirejo Borobudur mengaku, di kampungnya warga kesulitan mendapatkan air bersih selama dua pekan terakhir ini. “Menjelang Lebaran kemarin, kita kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air selama dua pekan ini, warga mengangsu air di Dusun sebelah (Dusun Sangen) yang jaraknya sekitar 2 kilometer,” akunya.

Jumat, (22/6), Dusun Wonosari mendapatkan bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang. Kasi Logistik BPBD Kabupaten Magelang Nur Hadiyanto menuturkan, sebanyak 5.000 liter atau satu tangki air bersih disalurkan untuk warga Dusun Wonosari. Sebelumnya, pada Kamis (21/6) juga telah melakukan droping air bersih sebanyak 5.000 liter untuk 74 keluarga di Dusun Wonotigo Desa Kembanglimus Kecamatan Borobudur.

“Hingga saat ini, kita (BPBD Magelang, red) telah mendistribusikan 30.000 liter yang tersebar di tiga titik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto menuturkan, berdasarkan data beberapa tahun terakhir ini, potensi kekeringan di Kabupaten Magelang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok kemarau panjang jika potensi kekeringan lebih dari 4 bulan, kemarau sedang berkisar 2-4 bulan dan kemarau pendek kurang dari 2 bulan.

“Kemarau panjang mengancam 44 desa tersebar di 13 kecamatan, kemarau sedang mengancam 14 desa tersebar di 5 kecamatan dan kemarau pendek mengancam 4 desa,” terangnya.

Edy melanjutkan, langkah yang diambil untuk menangani ancaman kekeringan di antaranya lewat droping air bersih, pembangunan jaringan air bersih, pembuatan sumur bor, konservasi kawasan resapan air. (san/ton)

Berita sebelumyaTanam 1000 Bibit Pohon Kopi
Berita berikutnyaPerketat Pengamanan

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kru Angkot Kepung Kantor Gojek

SALATIGA – Gesekan antara pengemudi angkutan kota (angkot) dan ojek online terjadi di beberapa wilayah Kota Salatiga, Senin (4/9) siang. Pemicunya, para kru angkot...

BPR Arto Moro Apresiasi Karyawan Loyal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sumber Daya Manusia (SDM) adalah aset perusahaan yang sangat penting. Semegah dan sehebat apapun fasilitas perusahaan, tanpa didukung SDM yang loyal,...

DPU Pasang 50 Lampu di Jalan Trengguli-Mijen

DEMAK-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Demak mendapatkan bantuan sebanyak 50 unit lampu penerangan jalan umum (LPJU) dari Satker Perhubungan Provinsi Jateng. Lampu-lampu LED dengan...

Temukan Warga Tewas di Kamar

WONOSOBO—Budi Utomo, 32, warga Kejajar, Kabupaten Wonosobo, ditemukan tewas di kamar rumahnya, Selasa (26/9) lalu. Korban meninggal dalam kondisi telungkup. Jenazah korban kali pertama...

Komunitas Muda Harus Tahu KDRT

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Komunitas muda merupakan garda terdepan dalam penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Karena mereka yang dalam waktu dekat menuju jenjang kehidupan...

Tombo Ati Meriahkan HUT Pekalongan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN–Pentas seni religi, tausyiah budaya dan baca puisi yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, berhasil menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekalongan ke-112...