33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Puluhan Balon Hiasi Langit Pekalongan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Puluhan balon udara warna-warni tradisional menghiasi langit Kota Pekalongan. Semua balon yang diterbangkan oleh sekelompok pemuda tersebut tidak terbang tinggi, karena sengaja ditambatkan, dengan ketinggian tertentu. Kehadiran balon tersebut, dalam rangka Festival Balon hias tradisional yang digelar oleh Air Navigation Indonesia (Airnav) di lapangan Kuripan Lor Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, pada Kamis pagi (21/6).

Manajer Humas Airnav Indonesia Yohanes Sirait, mengatakan tradisi menerbangkan balon udara oleh masyarakat memang tidak semerta-merta dilarang. Namun secara perlahan masyarakat diajak untuk sadar akan bahaya menerbangkan balon ke udara secara serampangan atau tanpa izin.

“Adanya kegiatan lomba menerbangkan balon ini, dengan maksud sosialisasi bahaya balon. Dengan harapan bisa menurunkan angka penerbangan balon liar ke udara, termasuk juga potensi meriahnya acara lomba bisa dijadikan agenda tahunan yang mampu mendorong wisata baru,” ujarnya.

Dijelaskan Yohanes, menurut catatan laporan pilot di tahun 2016 ada 14 balon liar terbang mengganggu penerbangan di periode Lebaran tahun 2017 meningkat menjadi 63 laporan sementara untuk tahun ini atau 2018 di hari pertama Lebaran meningkat menjadi 71 laporan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Sri Rumingsih sangat senang dengan sambutan masyarakat Kota Pekalongan khususnya penggemar penerbangan balon. Karena dengan adanya kegiatan lomba menerbangkan balon hias ke udara, tradisi warga tetap ada dan jony tetap tersalurkan.

“Kegiatan ini cukup positif dan kami senang dengan antusias warga, hal tersebut terbukti warga tidak keberatan dengan batasan penerbangan balon ke udara dengan cara ditambatkan atau diikat dengan tali,” ucapnya.

Dari pantauan, di hari pertama lomba menerbangkan balon, terlihat suasannya sangat seru dan meriah.

Lomba yang digelar atas kerjasama Airnav dengan pemerintah Kota Pekalongan terbilang sukses. Nampak puluhan peserta sangat siap. Bahkan sejak subuh, semua peserta sudah berduyun-duyun datang untuk regristalrsi ulang.

Perwakilan penyelenggara, Saparun, mengatakan, pada lomba kali ini semua peserta yang terdiri dari satu tim bebas membuat kreasi balon maupun teknik menerbangkan balon. Hanya saja untuk ukuran dan tata caranya diatur seperti ukuran balon maksimal memiliki tinggi 7 meter dan lebar 4 meter, serta mampu terbang setinggi maksimal 150 meter lalu kemudian diikat atau ditambatkan dengan tali pada ketinggian 30 meter untuk dinilai. (han/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kunjungan Wisman Alami Peningkatan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jawa Tengah mengalami sedikit peningkatan. Yaitu dari 2.020 kunjungan pada Maret lalu menjadi 2.042 kunjungan pada April. Berdasarkan...

900 Personel Siap Amankan Mudik Lebaran

KENDAL—Sebanyak 900 personel gabungan akan disiagakan di 28 pos pengamanan (pospam) untuk memgamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2017. Petugas gabungan terdiri atas...

Hujan Deras, Jalan Penghubung Banjir

KEBUMEN—Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kebumen, akhir pekan lalu, menyebabkan luapan air menggenangi jalan penghubung Desa Kalibangkang dan Argosari. Kedalaman genangan air mencapai...

Jateng Harus Jadi Benteng Pancasila

SEMARANG - Warga Jateng diharapkan menjadi mata, telinga, hingga ototnya negara untuk selalu mengawasi jalannya sistem yang tertuang di Pancasila. Jika ada penyelewengan di...

2018 Pusat Kota Demak Bersih dari PKL

DEMAK - Relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Kiai Singkil (kawasan Pendopo) ke tempat baru dikawasan depan SMPN 5 tidak akan...

Karyono Wibowo : Hati-Hati Serangan Isu E-KTP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pertarungan dua pasang calon (paslon) pada Pilgub Jateng 2018 dinilai tidak imbang. Sebab, pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin (Gus Yasin) punya banyak...