Inovasi Tidak Meninggalkan Tradisi

373
JAGA MUTU: Ratusan personel marketing Jamu Jago saat mengikuti lokakarya yang diselenggarakan di Ungaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JAGA MUTU: Ratusan personel marketing Jamu Jago saat mengikuti lokakarya yang diselenggarakan di Ungaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Para produsen jamu kini mulai bergerak menuju arah modernisasi. Mereka berharap jamu dapat semakin diterima masyarakat. Nilai-nilai tradisional tetap akan dijaga.

Direktur Utama Jamu Jago Ivana Suprana mengatakan, modernisasi dalam hal ini tetap tidak meninggalkan kualitas dari jamu itu sendiri. “Lebih mempertahankan mutu, karena kita sebagai produsen jamu saat ini berjalan tidak luput dari kepercayaan konsumen yang menggunakan produk kita,” ujar Ivana usai membuka Lokakarya Jamu Jago di Ungaran, Kamis (21/6).

Menurutnya, eksistensi para produsen jamu tersebut sangat ditentukan oleh mutu. Sehingga, produsen jamu seperti Jamu Jago yang ia pimpin dapat bertahan hingga usia 100 tahun. “Jamu esensinya merupakan tradisional dan herbal, namun bagaimana jamu dapat bertahan di era modernisasi seperti ini?,” katanya.

Antara lain dengan inovasi baik itu melalui kemasan yang dibuat lebih menarik dan dapat menyesuaikan perkembangan zaman. Inovasi tersebut antara lain dengan membuat produk baru yang banyak digunakan masyarakat.

“Ke depan kita terus melakukan inovasi jamu namun tetap bisa menyediakan nilai tradisionalnya, dan akan kita pertahankan namun dalam bentuk yang lebih modern,” katanya. (ewb/ton)