Dua ASN Pemprov Jateng Membolos

  • Bagikan
HALAL BIHALAL: Jajaran ASN Pemprov Jateng saat halal bihalal dengan Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko dan Sekda Sri Puryono, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HALAL BIHALAL: Jajaran ASN Pemprov Jateng saat halal bihalal dengan Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko dan Sekda Sri Puryono, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jateng diketahui membolos saat hari pertama masuk kerja pasca libur panjang lebaran, Kamis (21/6) kemarin. Keduanya tidak masuk kerja tanpa keterangan yang jelas. Padahal pada Idul Fitri tahun ini, libur dan cuti lebaran relatif panjang hingga 12 hari.

Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jateng, Dyah Lukisari, mengatakan, tercatat 890 ASN yang berada di lingkungan Kantor Gubernur Jateng yang terdiri atas  tiga unit kerja, yakni Setda, BPKAD  dan Sekretariat DPRD. Pada hari pertama masuk kerja kemarin, terdapat 23 ASN yang tidak hadir.

“Rinciannya, 8 orang sakit, 2 izin, 6 tugas belajar di UGM dan Undip, 3 cuti melahirkan, 2 tanpa keterangan, dan 2 bertugas sebagai Pjs Bupati Karanganyar dan Bupati Magelang,” beber  Dyah Lukisari di sela halal bihalal yang digelar di halaman Kantor Gubernur Jateng, kemarin.

Ditegaskan, bagi ASN yang tidak masuk tanpa memberikan keterangan, akan mendapatkan sanksi sesuai peraturan ASN. Mulai sanksi administrasi hingga penundaan kenaikan pangkat.

“Saat ini sedang berproses hukuman disiplin di BKD untuk 2 pegawai yang mangkir tanpa ada keterangan tersebut,” katanya.

Sedangkan pegawai yang tidak masuk tetapi izin atau tambahan cuti, pihaknya sedang melakukan cek  validasi data, apakah benar-benar sesuai izinnya apa tidak.

“Kalau cutinya itu melahirkan atau mempunyai hajat untuk menikahkan anaknya dan benar-benar valid serta dapat dipertanggungjawabkan boleh saja. Tapi ini akan kita cek ke ruang masing-masing. Tetapi kalau memang tanpa keterangan akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan,” paparnya. (hid/aro)

  • Bagikan