33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Tol Fungsional, Okupansi Hotel Turun

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Okupansi hotel di Kabupaten Semarang selama libur lebaran turun drastis hingga 50 persen. Gara-gara difungsionalkannya tol Salatiga–Kartasura Surakarta.

“Jika libur Lebaran biasanya okupansi mencapai 100 persen, kini turun menjadi 50 persen,” kata Ketua PHRI Kabupaten Semarang, Fitrisna Kencana, Rabu (20/6).

Biasanya, lanjutnya, hotel di Kabupaten Semarang akan penuh saat memasuki H-7 Lebaran. Booking kamar sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelum memasuki masa libur Lebaran. Ditambah, saat arus mudik maupun arus balik, banyak pemudik yang memanfaatkan hotel di Kabupaten Semarang untuk singgah dan istirahat.

Namun, karena tol Salatiga–Kartusura pada Lebaran kali ini difungsionalkan, para pemudik memilih tak menginap. Sehingga, tingkat pengunjung hotel menurun. Adapun jumlah pengunjung hotel saat libur Lebaran, biasanya pemudik lokal yang datang dari luar wilayah Kabupaten Semarang untuk berlebaran di Kabupaten Semarang sendiri.

Saat ini, ada 95 hotel di Kabupaten Semarang yang tercatat menjadi anggota PHRI setempat. “Biasanya juga kalau Lebaran, banyak event di hotel. Namun Lebaran ini, memang sedikit berkurang jika dibanding tahun sebelumnya,” tuturnya.

Ia berharap, okupansi hotel akan tembus kembali menjadi 100 persen saat libur Ntal dan tahun baru nantinya. Dimana momentum hari besar memang sangat dinantikan oleh pengelola hotel untuk mengejar jumlah pengunjung.

Selain itu, imbuhnya, okupansi hotel di kawasan wisata Bandungan pada libur Lebaran 2018 ini, juga menurun. Meski pengunjung wisata sangat banyak, namun didominasi oleh warga sekitar Kabupaten Semarang saja. “Mereka rata-rata tidak menginap,” ujarnya.

Adapun persebaran hotel di Kabupaten Semarang masih menumpuk di sejumlah lokasi wisata. Seperti di kawasan wisata Bandungan dan Kopeng. Lainnya, tersebar di pusat Kota Ungaran, Ambarawa, Bawen, dan Tuntang. Hal tersebut diakui oleh sejumlah pengurus dan pengelola hotel.

Sumardi Dharmaji yang juga pengelola Hotel Kusuma di kawasan wisata Bandungan mengaku jumlah pengunjung tahun ini berkurang. Padahal, untuk menggaet para pengunjung pihaknya sudah menambah beberapa fasilitas di hotelnya. “Pengunjung tempat wisata kebanyakan tidak menginap, tidak seperti tahun lalu,” katanya.

Salah satunya yaitu mini cafe yang terletak persis di depan lobi masuk hotel. Tempat tersebut bisa digunakan oleh pengunjung untuk sekedar menghabiskan malam di Bandungan dengan kongkow. “Kami berharap okupansi mencapai 100 persen saat libur Lebaran tahun depan maupun libur Natal dan tahun baru nantinya,” harapnya. (ewb/ida)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Anggota Kodim Tes Urine Mendadak

MAGELANG – Untuk mencegah dan meminimalisasi penyalahgunaan narkoba oleh personel TNI, Kodim 0705/Magelang secara mendadak menggelar tes urine terhadap 50 personelnya, Senin (13/11). Pasi Intel...

Kunci Berbisnis, Harus Jaga Kualitas dan Komitmen

RADARSEMARANG.COM - Berawal dari modal Rp 150 ribu saat memulai bisnis mebel, HM Sukirdi berhasil berhasil memajukan bisnisnya. Bahkan, karyanya menjadi langganan keluarga besar...

Saatnya Tingkatkan Performa dan Kebersamaan

SEMARANG - Bagi JNE ada dua keistimewaan di internal manajemen pada bulan Ramadan dan Idul Fitri setiap tahun. Momen yang merupakan high season ini...

Tangkal Lagu Bojo Galak, Kenalkan Tari Buto Galak

RADARSEMARANG.COM - TK dan SD Agape Inklusi Wonosobo mendidik berbagai anak berkebutuhan khusus, mulai anak down syndrom, autis, hydrosepalus microsepalus, cerebral palsy, disleksia, disgrafia...

Aishaderm Agresif Garap Pasar Kosmetik Jateng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Potensi pasar kosmetik Indonesia sangat luar biasa besar hingga Rp 18 triliun. Potensi tersebut juga telah menarik minat beberapa produk luar untuk...

Industri Perbankan Diprediksi Tumbuh Signifikan

SEMARANG–Tahun 2017 industri perbankan diprediksi akan tumbuh lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal ini tak lepas dari dukungan program tax amnesty untuk pembiayaan infrastruktur, pemulihan harga...