33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Tol Fungsional Lengang, Stasiun Padat

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Arus balik H+4 kemarin, kendaraan pemudik yang melewati tol fungsional Semarang-Batang relatif lengang. Pun dengan kondisi tol dalam kota. Pantauan di jalur tol Jatingaleh-Krapyak, Ungaran-Bawen dan Salatiga-Padalangan kemarin semua lancar dua arah. Arus balik sendiri diperkirakan masih akan terus berlangsung sampai Minggu (24/6) mendatang.

“Saya tadi masuk dari gerbang tol Bawen. Lancar jaya. Tidak ada antrean,” kata Yanto, pemudik asal Solo.

Yanto sendiri dari Solo memilih jalan non tol. Karena ia memprediksi arus lalu lintasnya lancar. “Benar, dari Solo sampai Bawen arus lalu lintasnya tidak padat. Normal seperti hari biasa. Saya berangkat jam 11.00 siang dari Solo,” akunya.

Sementara itu, jumlah penumpang kereta api (KA) di wilayah Daop 4 Semarang tembus 30 ribu orang setiap harinya. Jumlah rata-rata ini terjadi pada interval 17 Juni lalu hingga 24 Juni mendatang. Dalam kondisi hari biasa, jumlah penumpang yang naik berkisar di angka 11.000 sampai 16.000 penumpang per harinya.

Humas PT KAI Daop 4, Suprapto, mengatakan, total penumpang yang naik di wilayah Daop 4 tanggal 20 Juni 2018, sampai pukul 09.00 berjumlah 28.609 penumpang.  “Itu untuk arus balik. Sementara untuk arus mudik memang masih terjadi sampai saat ini. Hanya saja, jumlahnya sudah mulai menurun,” jelasnya.

Dijelaskan olehnya, pada Rabu (20/6) kemarin (H+4 pukul 09.00) jumlah penumpang turun mencapai 24.331 orang.

Patauan di lapangan, hingga Rabu (20/6) sore, Stasiun Tawang dipadati penumpang yang hendak kembali ke Jakarta. Kebanyakan dari mereka, memilih pulang di H+4 karena disesuaikan dengan hari masuk kerja.

”Dimepetkan saja sekalian. Karena masuknya besok (Hari ini, Red) jadi pulangnya hari ini,” jelas Toni, 25, pria asal Salatiga yang mengaku hendak kembali bekerja di Jakarta.

Untuk puncak arus balik di Pelabuhan Tanjung Emas, terjadi Rabu (20/6) kemarin. Pasalnya, pada Kamis (hari ini) banyak karyawan yang masuk kerja, sehingga mengalami kenaikan dibanding hari kemarin. Kenaikan itu terlihat dari banyaknya penumpang yang membawa sepeda motor untuk dinaikkan kapal motor Dobonsolo.

Kepala PT Pelni Cabang Semarang Lamson Ompusunggu mengatakan, jumlah arus balik untuk tahun ini mengalami kenaikan sebesar 150 persen dibanding tahun lalu karena sarana angkutanya bertambah disbanding tahun lalu.

“Kalau tahun lalu hanya satu kapal sedangkan tahun terdapat 16 kapal untuk angkutan gratis,” katanya.

Lamson mengaku untuk satu kapal besar ini jumlah penumpangnya mebcapai 2 ribu penumpang dan sepeda motornya 1.000, tetapi kalau untuk Kapal Perintis penumpangnya ada 400 sampai dengan 500, sedangkan sepeda motornya 200 sampai dengan 250 per kapal.

“Untuk arus balik sendiri dimulai sejak 18 Juni lalu dan akan berakhir pada 22 Juni mendatang. Dan untuk hari ini merupakan puncaknya karena keramaiannya pada hari ini,” imbuhnya.

Untuk arus balik hari pertama itu sendiri dimulai pada 18 Juni dengan menggunakan kapal Dobonsolo, kemudian pada 19 ada tiga kapal yang berangkat Camara Nusantara I , Sabuk Nusantara 85, Sabuk Nusantara 95 membawa penumpang. Sedangkan untuk hari ini kapal Dobon Solo.

Kemudian hari keempat ada 9 kapal  diantaranya Camara Nusantara III, Sabuk Nusantara 84 dan 97, Camara II, Sabuk Nusantara 80 dan 99, Camara Nusantara 85, Sabuk Nusantara 106 dan 107 pada 19 Juni menggunakan tiga kapal yang berangkat Camara Nusantara I , Sabuk Nusantara 85, dan Sabuk Nusantara 95.

“Dibanding dengan hari kemarin jumlah penumpang lebih banyak karena besok meteka sudah mulai bekerja walupun ada yang belum mulai kerja,” ungkapnya.

Salah seorang pemudik asal Klaten, Hesty Iswari, 47, mengaku senang bisa mengikuti arus balik dengan menggunakan angkutan laut. Sebab, selama ini ketika mudik dan balik selalu mengendarai motor.  “Dengan menggunakan kapal ini terbantu karena selain mendapatkan makanan juga dapat istirahat. Kalau pakai kendaraan tidak bisa istirahat,” katanya.(sga/hid/mha/aro)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...