33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Tol Fungsional Bikin Lesu Bisnis Hotel

Okupansi Turun Hingga 50 Persen

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Diberlakukannya tol fungsional Salatiga–Kartasura ternyata mempengaruhi tingkat okupansi hotel di wilayah Kabupaten Semarang selama libur lebaran. Ketua PHRI Kabupaten Semarang, Fitrisna Kencana mengatakan jika okupansi hotel menurun hingga 50 persen.

Biasanya menurut Fitrisna hotel di Kabupaten Semarang akan penuh saat memasuki H-7 lebaran. “Jika libur lebaran biasanya okupansi mencapai 100 persen kini turun menjadi 50 persen,” kata Fitrisna, Rabu (20/6).

Booking kamar sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelum memasuki masa libur lebaran. Ditambah, saat arus mudik maupun arus balik banyak pemudik yang memanfaatkan hotel di Kabupaten Semarang untuk singgah dan istirahat.

Namun, karena tol fungsional Salatiga – Kartusura pada lebaran kali dibuka, membuat para pemudik memilih menggunakan fasilitas tersebut. Sehingga, tingkat pengunjung hotel menjadi menurun.

Adapun jumlah pengunjung hotel saat libur lebaran yaitu pemudik lokal yang datang dari luar wilayah Kabupaten Semarang untuk berlebaran di Kabupaten Semarang sendiri. “Dengan adanya tol sangat berpengaruh pada tingkat hunian,” katanya.

Dikatakannya, saat ini ada 95 hotel di Kabupaten Semarang yang tercatat menjadi anggota PHRI setempat. “Biasanya juga kalau saat lebaran banyak event di hotel, namun lebaran ini memang sedikit berkurang jika dibanding tahun sebelumnya,” tuturnya.

Ia berharap jika okupansi hotel akan tembus kembali menjadi 100 persen saat libur natal dan tahun baru nantinya. Dimana momentum hari besar memang sangat dinantikan oleh pengelola hotel untuk mengejar jumlah pengunjung.

Dikatakannya, adanya kawasan wisata Bandungan juga masih belum menambah okupansi hotel pada libur lebaran 2018 ini. Pasalnya, meski pengunjung kawasan wisata tersebut sangat banyak namun hanya didominasi oleh warga sekitar Kabupaten Semarang saja.“Mereka rata-rata tidak menginap,” ujarnya.

Adapun persebaran hotel di Kabupaten Semarang masih menumpuk di sejumlah lokasi wisata. Seperti di kawasan wisata Bandungan, kawasan wisata Kopeng. Lainnya, tersebar di pusat kota Ungaran, Ambarawa, Bawen, dan Tuntang.

Hal tersebut juga diakui oleh sejumlah pengurus dan pengelola hotel. Sumardi Dharmaji yang juga pengelola hotel Kusuma di kawasan wisata Bandungan mengaku jika jumlah pengunjung pada tahun ini berkurang jika dibandung tahun sebelumnya.

“Pengunjung tempat wisata kebanyakan dari mereka tidak menginap, tidak seperti tahun lalu yang banyak menginap,” katanya.

Ia juga berharap jika okupansi tersebut dapat mencapai 100 persen saat libur lebaran tahun depan maupun libur natal dan tahun baru nantinya. (ewb/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Risih Kondisi Pasar Doro, Ketua PKK Turun Tangan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Kondisi Pasar Doro yang kumuh, membuat Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, prihatin. Sebagai bentuk kepedulian dan cinta lingkungan, Selasa (30/1) tim...

DPRD Bahas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanan APBD 2017

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID— DPRD Kabupaten Magelang telah menerima Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 dari Bupati Magelang dalam Sidang Paripurna kemarin malam. Sidang dipimpin...

Multi Fungsi, Bikin Tampilan Lebih Garang

RADARSEMARANG.COM - BAGASI mobil terbatas, tapi ingin mengangkut barang lebih banyak saat melakuka traveling, tak perlu lagi khawatir. Dewasa ini, lagi ngetren bagasi tambahan...

Sekda-Kapolda Masuk Radar PAN

SEMARANG – Partai Amanat Nasional (PAN) mulai membidik sejumlah nama untuk diusung dalam Pilgub Jateng 2018 mendatang. Nama-nama tersebut dianggap layak untuk memimpin Jateng....

Jumat, PNS Hanya Kerja 3 Jam

KEPALA Bagian Humas Setda Kota Magelang, Catur Sawahyo, mengingatkan stafnya untuk tidak malas bekerja dengan alasan sedang berpuasa Ramadan. “Justru momentum puasa ini, kita...

Tahap SPPB PBB 2018

RADARSEMARANG.COM - MINGGU pertama, SPPT diserahkan kepada lurah. Minggu kedua, lurah akan melakukan pemilahan berdasarkan lokasi RT dan RW penerima SPPT. Minggu ketiga, akan...