33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Hari Ini, Debat Pilgub Jateng

Another

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Debat terbuka pasangan calon (Paslon) gubernur-wakil gubernur Jateng 2018 masuk babak akhir. Debat bertemakan Demokrasi, Hukum, dan Kawasan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 ini, akan dilaksanakan di Patra Jasa Convensional Hall Semarang, hari ini, Kamis malam (21/6) pukul 19.30.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Diana Ariyanti menjelaskan, tema tersebut sengaja dipilih untuk menggali program-program kerja pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen dan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Debat terakhir ini, diharapkan semakin meyakinkan warga Jateng dalam memilih pemimpin lewat visi-misi yang dibawa oleh masing-masing paslon.

“Tema-tema di setiap debat, dari debat pertama sampai yang ketiga ini, sudah ditetapkan sejak Februari lalu sebelum proses penetapan paslon. Yakni, dengan 4 sub tema, pembudayaan demokrasi Pancasila, kepemimpinan, penegakan peraturan daerah dan penataan kawasan yaitu isu lingkungan yang terjadi di Jawa Tengah,” katanya.

Penetapan tema tersebut, lanjutnya, dibahas lewat Forum Group Discussion (FGD). Terhitung ada 15 pakar di setiap bidang yang menjadi persoalan di Jateng. “Dari FGD tersebut, muncul tiga tema. Tinggal mana yang dikeluarkan di debat pertama, kedua, atau ketiga,” jelasnya.

Terkait jumlah hadirin, total ada 440 orang yang terdiri atas 240 orang undangan KPU, 100 orang pendukung dari paslon Ganjar-Yasin, dan 100 orang pendukung paslon Sudirman-Ida. Lokasi masuk para pendukung akan dipisah dan disiapkan juga dua titik nonton bareng untuk pendukung yang tidak bisa masuk ke ruang debat. “Rencananya, paslon nomor urut 1 akan datang ke lokasi pukul 18.00. sementara paslon nomor urut 2 baru datang pukul 18.15,” jelasnya.

KPU Jateng sendiri, imbuhnya, memanfaatkan tahapan debat tersebut untuk mengedukasi 27 juta pemilih untuk memilih calon pemimpin Jawa Tengah, tanpa salah pilih. Karena itu, pihaknya menginstruksikan kepada KPU di 35 kabupaten/kota untuk menggelar nonton bareng sebagai upaya mensosialisasikan calon gubernur kepada masyarakat. “Melalui dari debat pertama hingga akhir ini, kami menginstruksikan 35 kabupaten/kota, 573 kecamatan, dan 8.559 desa/kelurahan untuk nonton bareng debat Pilgub ini,” terangnya.

Pada Pilgub Jateng 2018 ini, tandasnya, KPU menargetkan 77,5 persen pemilih dapat memberikan suaranya ke TPS masing-masing. “Kalau Pilgub 2013 lalu hanya 53 persen, kami menargetkan naik menjadi 77,5 persen. Semua upaya sosialisasi sudah kami lakukan sampai tingkat RT/RW hingga memberikan undangan ke TPS masing-masing,” tambahnya. (hid/ida)

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This

Must Read

Semua Hewan Bisa Jadi Perantara Toksoplasma

MAGELANG – Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Magelang, drh Heru Tri Susila meminta masyarakat untuk menjaga kesehatan hewan ternak maupun hewan peliharaan....

50 Penyapu Jalan Buka Bersama

SEMARANG - Raut wajah lelah setelah seharian menyapu jalan dari ibu-ibu yang berprofesi menjadi penyapu jalanan di Kota Semarang hilang. Ya, sekitar 50 penyapu...

Banyak Taman Kota Belum Berkarakter

SEMARANG - Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Semarang sedang gencar dilakukan. Tetapi banyak RTH di Kota Semarang masih asal berdiri, tanpa menyediakan...

Terancam Hukuman Mati

MAGELANG–Tim Satuan Narkoba Polres Magelang Kota menangkap residivis pengedar narkoba, Agus Setyo Arianto, 34, warga Kampung Tuguran, Kelurahan Potrobangsan, Kamis (7/12) lalu. Tersangka ditangkap...

Dorong UMKM Dapat Akses KUR

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Dinas Perdagangan, UKM dan Koperasi Pemkab Demak, terus berupaya memperjuangkan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk tetap eksis...

Fenomena Kayu Bajakah

Lihatlah videonya. Yang beredar begitu luas. Dan cepat. Isinya sangat patriotik dan nasionalis: anak negeri menemukan obat penyakit kanker. Masih sangat remaja pula: masih SMA....