33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Hari Ini, Debat Pilgub Jateng

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Debat terbuka pasangan calon (Paslon) gubernur-wakil gubernur Jateng 2018 masuk babak akhir. Debat bertemakan Demokrasi, Hukum, dan Kawasan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 ini, akan dilaksanakan di Patra Jasa Convensional Hall Semarang, hari ini, Kamis malam (21/6) pukul 19.30.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Diana Ariyanti menjelaskan, tema tersebut sengaja dipilih untuk menggali program-program kerja pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen dan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Debat terakhir ini, diharapkan semakin meyakinkan warga Jateng dalam memilih pemimpin lewat visi-misi yang dibawa oleh masing-masing paslon.

“Tema-tema di setiap debat, dari debat pertama sampai yang ketiga ini, sudah ditetapkan sejak Februari lalu sebelum proses penetapan paslon. Yakni, dengan 4 sub tema, pembudayaan demokrasi Pancasila, kepemimpinan, penegakan peraturan daerah dan penataan kawasan yaitu isu lingkungan yang terjadi di Jawa Tengah,” katanya.

Penetapan tema tersebut, lanjutnya, dibahas lewat Forum Group Discussion (FGD). Terhitung ada 15 pakar di setiap bidang yang menjadi persoalan di Jateng. “Dari FGD tersebut, muncul tiga tema. Tinggal mana yang dikeluarkan di debat pertama, kedua, atau ketiga,” jelasnya.

Terkait jumlah hadirin, total ada 440 orang yang terdiri atas 240 orang undangan KPU, 100 orang pendukung dari paslon Ganjar-Yasin, dan 100 orang pendukung paslon Sudirman-Ida. Lokasi masuk para pendukung akan dipisah dan disiapkan juga dua titik nonton bareng untuk pendukung yang tidak bisa masuk ke ruang debat. “Rencananya, paslon nomor urut 1 akan datang ke lokasi pukul 18.00. sementara paslon nomor urut 2 baru datang pukul 18.15,” jelasnya.

KPU Jateng sendiri, imbuhnya, memanfaatkan tahapan debat tersebut untuk mengedukasi 27 juta pemilih untuk memilih calon pemimpin Jawa Tengah, tanpa salah pilih. Karena itu, pihaknya menginstruksikan kepada KPU di 35 kabupaten/kota untuk menggelar nonton bareng sebagai upaya mensosialisasikan calon gubernur kepada masyarakat. “Melalui dari debat pertama hingga akhir ini, kami menginstruksikan 35 kabupaten/kota, 573 kecamatan, dan 8.559 desa/kelurahan untuk nonton bareng debat Pilgub ini,” terangnya.

Pada Pilgub Jateng 2018 ini, tandasnya, KPU menargetkan 77,5 persen pemilih dapat memberikan suaranya ke TPS masing-masing. “Kalau Pilgub 2013 lalu hanya 53 persen, kami menargetkan naik menjadi 77,5 persen. Semua upaya sosialisasi sudah kami lakukan sampai tingkat RT/RW hingga memberikan undangan ke TPS masing-masing,” tambahnya. (hid/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Masalah Sosial Clear, Anggaran Cair

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Permasalahan sosial di sepanjang bantaran Banjir Kanal Timur (BKT) harus segera diselesaikan. Sebab, normalisasi secara frontal akan dilaksanakan pada 20 Februari...

Garam TMS Tanpa Yodium dan Masih Beredar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang mengingatkan masyarakat Jateng untuk waspada terhadap konsumsi garam. Pasalnya, hasil penelitian terakhir tahun 2018, peredaran garam...

Pemudik Dihibur Api Unggun dan Pertunjukan Musik

Rest area di tanjakan Gombel, Banyumanik, Semarang ini berbeda. Sebab, tempat istirahat bagi para pemudik ini berupa sejumlah tenda dome layaknya perkemahan pecinta alam....

Semester Pertama Baru 30 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Progres pembangunan infrastruktur (jalan dan jembatan) di Jateng hingga semester pertama 2018 mencapai 30 persen. Meski masih tergolong rendah, namun pihaknya optimistis...

Pancasila Perlu Masuk Kurikulum

SALATIGA – Ratusan umat Katolik menggelar sarasehan peringati hari lahir Pancasila, di ruang serbaguna Paroki Santo Paulus Miki, Rabu (31/5) malam. Hasilnya, mereka mendukung...

Investasi Semarang Tumbuh Subur

SEMARANG – Iklim investasi di Kota Semarang terus mengalami peningkatan signifikan. Hal ini dibuktikan dengan terus bertambahnya investor yang masuk ke Semarang guna membuka...