31 C
Semarang
Jumat, 14 Mei 2021

Tol Fungsional Bikin Lesu Bisnis Hotel

Okupansi Turun Hingga 50 Persen

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Diberlakukannya tol fungsional Salatiga–Kartasura ternyata mempengaruhi tingkat okupansi hotel di wilayah Kabupaten Semarang selama libur lebaran. Ketua PHRI Kabupaten Semarang, Fitrisna Kencana mengatakan jika okupansi hotel menurun hingga 50 persen.

Biasanya menurut Fitrisna hotel di Kabupaten Semarang akan penuh saat memasuki H-7 lebaran. “Jika libur lebaran biasanya okupansi mencapai 100 persen kini turun menjadi 50 persen,” kata Fitrisna, Rabu (20/6).

Booking kamar sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelum memasuki masa libur lebaran. Ditambah, saat arus mudik maupun arus balik banyak pemudik yang memanfaatkan hotel di Kabupaten Semarang untuk singgah dan istirahat.

Namun, karena tol fungsional Salatiga – Kartusura pada lebaran kali dibuka, membuat para pemudik memilih menggunakan fasilitas tersebut. Sehingga, tingkat pengunjung hotel menjadi menurun.

Adapun jumlah pengunjung hotel saat libur lebaran yaitu pemudik lokal yang datang dari luar wilayah Kabupaten Semarang untuk berlebaran di Kabupaten Semarang sendiri. “Dengan adanya tol sangat berpengaruh pada tingkat hunian,” katanya.

Dikatakannya, saat ini ada 95 hotel di Kabupaten Semarang yang tercatat menjadi anggota PHRI setempat. “Biasanya juga kalau saat lebaran banyak event di hotel, namun lebaran ini memang sedikit berkurang jika dibanding tahun sebelumnya,” tuturnya.

Ia berharap jika okupansi hotel akan tembus kembali menjadi 100 persen saat libur natal dan tahun baru nantinya. Dimana momentum hari besar memang sangat dinantikan oleh pengelola hotel untuk mengejar jumlah pengunjung.

Dikatakannya, adanya kawasan wisata Bandungan juga masih belum menambah okupansi hotel pada libur lebaran 2018 ini. Pasalnya, meski pengunjung kawasan wisata tersebut sangat banyak namun hanya didominasi oleh warga sekitar Kabupaten Semarang saja.“Mereka rata-rata tidak menginap,” ujarnya.

Adapun persebaran hotel di Kabupaten Semarang masih menumpuk di sejumlah lokasi wisata. Seperti di kawasan wisata Bandungan, kawasan wisata Kopeng. Lainnya, tersebar di pusat kota Ungaran, Ambarawa, Bawen, dan Tuntang.

Hal tersebut juga diakui oleh sejumlah pengurus dan pengelola hotel. Sumardi Dharmaji yang juga pengelola hotel Kusuma di kawasan wisata Bandungan mengaku jika jumlah pengunjung pada tahun ini berkurang jika dibandung tahun sebelumnya.

“Pengunjung tempat wisata kebanyakan dari mereka tidak menginap, tidak seperti tahun lalu yang banyak menginap,” katanya.

Ia juga berharap jika okupansi tersebut dapat mencapai 100 persen saat libur lebaran tahun depan maupun libur natal dan tahun baru nantinya. (ewb/bas)

Latest news

Related news