33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Perahu Wisata Mogok di Tengah Laut, Penumpang Panik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN-Momen libur Hari Raya Idul Fitri, banyak digunakan warga masyarakat untuk berkumpul dengan sanak famili. Berwisata juga menjadi pilihan. Salah satunya di Pantai Logending Kabupaten Kebumen.

Perahu wisata merupakan salah satu wahana yang diminati wisatawan. Dengan membayar Rp 10.000 per orang, mereka diajak menyusuri pantai selatan Pulau Jawa selama sekitar 10 menit.

Namun keceriaan penumpang salah satu perahu wisata di Pantai Logending tiba-tiba berubah menjadi kepanikan, Minggu (17/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Sebab, mesin perahu mogok ketika berada di tengah laut.

Perahu dengan kapasitas 20 penumpang  yang dikemudikan Bahesta, warga Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen tersebut sempat terkatung-katung di tengah laut. Tentu saja kondisi ini membuat penumpangnya panik. Sekitar 15 menit perahu tersebut terombang-ambing ombak di tengah laut.

Beruntung, saat itu melintas regu patroli Satpol Polairud Polres Kebumen. Melihat ada perahu yang mogok, speedboat yang dikemudikan Aiptu Sunarkristo bersama Brigadir Uun Raharjo dan Brigadir Wahyono segera mendekat. Perahu tersebut kemudian ditarik speedboat hingga menepi ke dermaga.

“Mereka (penumpang) sempat panik. Sehingga, begitu kita datang ke lokasi perahu mogok, mereka senang sekali. Itu saat kita melakukan patroli rutin,” jelas Sunarkristo, Selasa (19/6).

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kabag Ops Polres Kebumen AKP Cipto Rahayu menjelaskan, selain rutin melakukan patroli di darat, pihaknya juga rutin melakukan patroli perairan yang dirawat oleh Sat Polairud.

Sementara jajaran Polisi Pariwisata (Polpar) Polres Kebumen juga menyisir sejumlah lokasi wisata pantai. Petugas menggunakan pengeras suara memberikan imbauan kepada wisatawan untuk tidak mandi di tengah laut. Sebab wisata pantai di Kebumen tergolong rawan bahaya karena ombaknya besar.

“Kemungkinan terseret sangat besar. Jadi kita terjunkan Polpar untuk mengimbau para pengunjung pantai,” kata Cipto Rahayu.

Sebelumnya, seorang pelajar berinisial IB, 14, warga Desa Kedungbulus Kecamatan Sempor Kebumen terseret ombak pada Sabtu (16/6) sore. Beruntung pada kejadian itu, IB berhasil diselamatkan. (jpg/ton)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

18 Kelompok Ikuti Festival Rebana

SEMARANG – Festival Rebana se-Kota Semarang digelar Ikatan Remaja Masjid Jami’ Nurul Insan  Jalan Koptu Suyono, Kemantren RT 2 RW 4, Kelurahan Wonosari, Ngaliyan,...

Bisyaroh Guru TPQ Naik Dua Kali Lipat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menaikkan bisyaroh (uang tanda terimakasih) guru TPQ, Madrasah Diniyah (Madin) dan modin. Hal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah...

Banyak Santri Miskin Belum dapat BPJS

WONOSOBO – Kebijakan Pemerintah Tentang Jaringan Kesehatan Nasional (JKN) pelayanan, belum tersebar secara merata. Di antaranya, belum menjangkau santri. Di Wonosobo, misalnya, banyak santri...

Peserta Diklat P4GN Ikuti Test urine

KAJEN - Sebanyak 50 pemuda dari berbagai desa yang ada di 19 kecamatan, Kabupaten Pekalongan menjadi peserta Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba Tingkat Kabupaten...

PKL RSUD Geser ke Terminal Dokar

SALATIGA – Sebanyak 14 pedagang kaki lima (PKL) yang setiap hari berjualan di trotoar RSUD Salatiga Jalan Kridanggo, sebagian mulai pindah. Sejak Rabu (30/8)...

Tanam 48 Ribu Pohon

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO. - Pemerintah Kabupaten Wonosobo mencanangkan Gerakan Bersih Desa dan Penanaman Pohon se-Kabupaten Wonosobo sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Wonosobo....