33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Pasar Darurat Segera Tempati 

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebanyak 1.800 pedagang Pasar kedungwuni akan pindah dan segera menempati Pasar Darurat yang letaknya 500 meter dari lokasi Pasar Tradisional Kedungwuni yang akan dibangun menjadi Pasar Modern.

Pemerintah Daerah Pekalongan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Pekalongan telah membangun pasar darurat dengan menempati lahan seluas 2 hektare dan mampu menampung sebanyak 2.100 pedagang dari 1.800 pedagang yang telah terdata.

Kepala UPT Pasar Kedungwuni, Ida Wahyuningsih mengatakan bahwa sebanyak 1.800 Pedagang Pasar Kedungwuni, akan menempati pasar darurat setelah perayaan Syawalan atau setelah tanggal 22 Juni 2018.

Menurut Ida Wahyuningsih, Pasar darurat yang dibangun dengan anggaran APBD sebesar Rp 1,2 miliar tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas umum yakni MCK dan musala serta lahan parkir yang luas dan mudah dijangkau.

“Dengan begitu pedagang Pasar Kedungwuni tidak perlu khawatir kehilangan pelanggannya. Pasar Darurat ini siap dipakai dan ditempati pedagang usai perayaan Syawalan, dan semua pedagang harus sudah pindah dan menempati pasar darurat ini,” ungkap Ida.

Ida juga mengatakan rencananya setelah semua pedagang Pasar Kedungwuni menempati Pasar Darurat, Pasar Kedungwuni adan dibongkar dan segera dibangun pasar tradisional modern dengan anggaran sebesar Rp 26 miliar dan akan selesai pada pertengah akhir tahun 2019.

Menurutnya pembangunan Pasar Kedungwuni tahap pertama ini, akan  menelan anggaran Rp 26 miliar yang berasal dari bantuan Pemprov Jateng Rp 16 miliar dan APBD kabupaten Rp 10 miliar.

“Pasar Kedungwuni merupakan salah satu pasar besar di Kabupaten Pekalongan, yang usianya sudah hampir 30 tahun, sehingga harus ditata atau dibangun agar tidak mengkhawatirkan para pedagang karena sebagian besar bangunanya sudah rusak dan tidak layak untuk ditempati,” kata Ida.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Pekalongan, Hurip Budi Riyantini, ketika dikonfirmasi menegaskan bahwa pembangunan Pasar Kedungwuni sendiri ditargetkan selesai selama dua tahun. “Tahun 2018 ini, rencana bangun Pasar Kedungwuni blok B dan C, pasar TP di Doro, renovasi Pasar Bligorejo dan Pekajangan,” tegas Riyantini. (thd/bas)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pembagian Kartu Tani Kurang Merata

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemakaian kartu tani efektif diberlakukan per 1 Januari 2018 ini. Karena itu, petani wajib menggunakan kartu tani jika ingin memperoleh pupuk...

Rem Blong, Truk Sayur Hajar Empat Kendaraan

SEMARANG-Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di ruas jalan tol KM.0.00. Sebuah truk colt diesel pengangkut sayur menabrak empat kendaraan saat berhenti di lampu...

Transparansi Hingga Pelosok Desa

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang akan bersikap transparan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.  Di era digital seperti sekarang, masyarakat sangat butuh informasi yang...

Jadikan Kandri Wisata Digital

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang terus menggali potensi wisata yang ada di Kota Lumpia ini. Setelah menggarap Kampung Pelangi, kini Wali Kota Hendrar Prihadi,...

Bangkitkan Musisi Jazz Lokal

SEMARANG – Musisi jazz yang ada di Semarang, seakan tidak ada gaungnya di dunia musik Indonesia. Padahal genre musik ini lambat laun terus mengalami...

Baru 3 Hari Diluncurkan, BRT Koridor VI Tabrak Pikap

SEMARANG - Baru diluncurkan Jumat (31/3) lalu, Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang Koridor VI sudah mengalami musibah. BRT jalur Kampus Undip – UNNES...