33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Melawan Hoax Melalui Pembelajaran Bahasa Inggris

Another

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COMHOAX merupakan fenomena sosial yang sedang ‘naik daun’ di masyarakat. Hampir setiap detik muncul hoax yang merajalela di dunia maya. Parahnya banyak masyarakat dengan mudahnya termakan hoax bahkan turut menjadikan hoax sebagai dasar pemikiran dan sikap serta turut menyebar luaskan. Perkembangan smartphone tidak diimbangi dengan sikap user yang smart. Masyarakat cenderung menelan berita atau info hoax secara mentah – mentah dikarenakan sudah banyak orang yang share berita tersebut, entah melalui media sosial atau jejaring/ grup.

Hoax dilihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah ‘berita bohong’. Sayangnya masyarakat cenderung menilai hoax adalah berita yang tidak sesuai dengan opini dan kepercayaannya. Hal inilah yang membuat penyebaran hoax semakin tidak terbendung.

Menyikapi fenomena tersebut, penulis yang merupakan guru bahasa Inggris mencoba menerapkan upaya pencegahan hoax dalam pembelajaran. Satu hal yang disadari penulis adalah masyarakat cenderung termakan hoax karena malas mencari info pendukung yang valid dan membandingkannya. ‘attitude dan habit’ tersebut yang penulis coba kikis sedari dini. Penulis mencoba menanamkan attitude dan habit yang baik dalam menyikapi berita hoax.

Dalam pembelajaran, penulis mengajak peserta didik untuk menganalogikan bahwa opsi pilihan ganda terkandung 3 info hoax dan 1 info yang valid. Guna mendapatkan info yang valid tersebut, penulis membimbing peserta didik dengan tahapan sebagai berikut: Menentukan key words/ kata kunci dari pertanyaan dan opsi. Membaca bacaan guna memperoleh info valid dan penunjangnya. Menganalisa opsi dengan info/ data dari bacaan. Menentukan opsi yang tepat/ sesuai dengan isi bacaan dan pertanyaan.

Permasalahan yang umum muncul di kalangan peserta didik adalah jika mendapati opsi yang kesemuanya terdapat pada bacaan. Mereka beranggapan bahwa kesemuanya benar yang mana berarti mereka tidak bisa membedakan mana yang hoax dan mana yang valid. Disinilah analisa, logika dan pemahaman peserta didik mengenai isi bacaan, pertanyaan dan opsi yang menentukan.

Demikianlah sikap kita dalam menanggapi hoax. Seringkali terdapat banyak sumber dan situs yang sebenarnya berafiliasi supaya berita hoax terlihat valid dan benar. Peserta didik harus benar – benar mampu menyikapi, mencermati dan menentukan apakah opsi tersebut hoax atau tidak. Dengan pengulangan pola mencari info (red: jawaban) diharapkan peserta didik mampu menyaring info sehingga tidak salah menentukan jawaban yang tepat (red: tidak termakan hoax).

Hoax saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata mengingat dampak yang ditimbulkan demikian hebat. Hal tersebut tidak lepas dari perkembangan alat komunikasi dan sosial media yang sayangnya tidak berbanding lurus dengan para user-nya.  Dengan menanamkan attitude dan habit yang benar dalam mencari info, diharapkan akan tercipta generasi anti hoax sehingga perkembangan hoax pun bisa diminalisir karena masyarakat semakin cerdas dalam menyikapi suatu berita. (igi2/zal)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 3 Salatiga

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This

Must Read

Langgar Lalin, Kaum Difable Ditilang

UNGARAN–Penertiban pengguna jalan di Kabupaten Semarang semakin tidak pandang bulu. Baik itu pengguna kendaraan yang normal maupun difable. Menyusul diterbitkannya SIM (Surat Izin Mengemudi)...

18 Kelompok Ikuti Festival Rebana

SEMARANG – Festival Rebana se-Kota Semarang digelar Ikatan Remaja Masjid Jami’ Nurul Insan, Kelurahan Wonosari, Ngaliyan, Sabtu (16/12) malam. Kegiatan tersebut diikuti 18 kelompok...

RSI NU Salurkan Zakat Mal dan Fitrah

DEMAK-Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Demak, kemarin, menyalurkan zakat mal dan zakat fitrah ke masyarakat sekitar. Setidaknya ada 215 bingkisan yang dibagikan. Direktur...

Terima Penghargaan, Menkeu Ingat Orang Tua

SEMARANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, mendapatkan penghargaan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) berupa Upakarti Artheswara Adhikarana. Penghargaan tersebut diberikan karena...

Jaga NKRI, Ibu Shinta Serukan Persaudaraan dan Perdamaian

DEMAK-Istri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Ny Shinta Nuriyah kemarin malam berkunjung ke Masjid Nurul Huda, Dukuh Rimbu Lor RT 1 RW 5 Desa Rejosari Kecamatan Karangawen. Kedatangan Shinta di bumi Kota...

Rancang Sister City Salatiga dan Jepang

SALATIGA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi program EASE (East Asia Student Encounter), jalinan kerjasama antara Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dengan...