32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Kenalkan PUEBI pada Anak Sejak Dini

RADARSEMARANG.COM – PUEBI atau Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia  yang berisi tentang aturan penggunaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan  dengan beberapa tambahan yang belum ada di dalam EYD. Dari dulu sampai sekarang masih banyak pelajar yang kesulitan menjawab soal  maupun menulis sesuai PUEBI. Kenapa hal itu bisa terjadi? Padahal Bahasa Indonesia sudah menjadi mata pelajaran wajib dari SD hingga perguruan tinggi.

Banyak persoalan yang terjadi setelah mengerjakan soal Ujian Nasional mengenai PUEBI nyatanya masih menjadi masalah utama. Untuk mengerjakan soal saja masih belum lancar, apalagi membuat tulisan yang sesuai dengan PUEBI, pasti akan lebih kesulitan. Rendahnya pemahaman pelajar dapat terjadi karena beberapa faktor: Pertama, minimnya materi tentang PUEBI. Permasalahannya pembelajaran Bahasa Indonesia kurang membahas unsur kebahasaannya dan jikalau memang ada seringkali tidak dibahas secara detail.

Kedua, tidak terbiasa menulis sesuai PUEBI. Para pelajar lebih sering menggunakan Bahasa Indonesia non formal dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya lebih sering menggunakan bahasa non formal karena kebanyakan menganggap jika menggunakan bahasa yang sesuai PUEBI membuat kesan kaku dan tidak akrab.

Ketiga, bahan bacaan tidak menggunakan bahasa baku. Banyak referensi di internet yang ditulis dengan bahasa yang tidak baku dan jika pelajar terus menerus membaca tulisan yang tidak baku otomatis mereka akan meniru tulisan tidak baku tersebut. Persoalan ini jika dibiarkan lambat laun penggunaan PUEBI dapat memudar bahkan hilang. Pelajar juga akan kesulitan untuk menulis karya tulis ilmiah karena tidak tahu dan tidak terbiasa menggunakan PUEBI.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar permasalahan ini dapat diselesaikan. Pertama, menambah materi PUEBI. Pemerintah  lewat Kementerian Pendidikan hendaknya dapat menambahkan materi i PUEBI agar pelajar dapat menulis dengan baik dan benar.  Kedua, sosialisasi PUEBI. Pemerintah bisa mengadakan seminar  tentang PUEBI dan mungkin bisa membagikan buku PUEBI agar pelajar dapat lebih mudah mempelajarinya dirumah.

Ketiga, referensi berdasar PUEBI. Referensi yang ada harus  menggunakan PUEBI, sehingga pelajar terus-menerus membaca tulisan yang baku otomatis mereka akan meniru tulisan  baku tersebut Tidak hanya pemerintah saja yang harus menangani permasalahan ini, diharapkan sebagai guru,  pelajar dapat meningkatkan keingintahuan  tentang aturan penulisan Bahasa Indonesia sesuai aturan.

Dari uraian di atas  disimpulkan bahwa pemahaman PUEBI sangat penting bagi pelajar agar dapat menulis karyanya dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Karena itu, semua pihak  harus segera mengatasi permasalahan ini agar seluruh pelajar dapat memahami dan menerapkan penulisan Bahasa Indonesia sesuai PUEBI

Manfaat mempelajari PUEBI sejak dini ialah menghargai sebuah bahasa negara sendiri, melestarikan bahasa persatuan dan mempersiapkan diri untuk  menjadikan salah satu tertib ilmu yang seharusnya dipatuhi agar Bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa kebanggan negara.

Tolak ukur sebagai penduduk yang berbakti adalah bangga menggunakan bahasa persatuan di era globalisasi. Mendukung bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional karena peminatnya sampai sekarang terus bertambah, bahkan di beberapa universitas di luar negeri menjadikan Bahasa Indonesia menjadi mata kuliah wajib.

Demikian sekilas mengenai manfaat PUEBI. Ilmu yang baik adalah didapatkan dengan cara luhur dan disebarkan kepada yang belum mengetahui hingga menambah keberkahan ilmu tersebut. Mari mencari ilmu dan menebarnya. (igi2/aro)

Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Salatiga

Jalan Kartini 24 Salatiga HP 08156927133

Latest news

Related news