Beranda Untukmu Guruku Belajar Pencernaan Manusia, Baper Yuk!

Belajar Pencernaan Manusia, Baper Yuk!

Others

RADARSEMARANG.COM – GURU mengajar di kelas memiliki sebuah harapan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lancar dengan pengelolaan kelas yang baik, dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Salah satunya adalah dengan memilih metode atau cara yang tepat dalam menyampaikan materi pembelajaran sehingga diperoleh peningkatan hasil belajar peserta didik dengan maksimal khususnya pelajaran IPA. Cara tersebut dapat dilakukan dengan membimbing peserta didik untuk bersama – sama  secara aktif  terlibat dalam proses pembelajaran dan mampu membantu peserta didik berkembang sesuai dengan taraf intelektualnya, sehingga akan lebih menguatkan  pemahaman peserta didik terhadap konsep – konsep materi dalam pembelajaran di kelas.

Karena dengan keaktifan belajar dari peserta didik yang tinggi akan memungkinkan peserta didik bersikap positif dalam proses kegiatan belajar mengajar.Dari dimensi pribadi,aktivitas merupakan ungkapan keunikan dari peserta didik sebagai individu dalam interaksinya dengan lingkungan yang dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Materi IPA kelas 8 semester satu salah satunya adalah sistem pencernaan pada manusia yang memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi, karena semua sistem yang ada di dalam tubuh tidak dapat diamati secara langsung, dan tidak dapat diraba. Sehingga bersifat abstraksi. Metode pembelajaran  apa yang cocok untuk diajarkan ke peserta didik terkait dengan hal tersebut? Penulis mencoba menggunakan metode Baper atau bermain peran. Baper merupakan pembelajaran dengan seolah – olah berada dalam situasi untuk memperoleh suatu pemahaman tentang suatu konsep. Baper termasuk dalam bermain yang diarahkan.

Untuk bermain Baper, sebelumnya peserta didik harus mempunyai pengetahuan awal agar  dapat mengetahui karakter dari peran yang dimainkan. Tugas guru dalam Baper di kelas sangatlah penting, di mana guru harus berperan sebagai pengamat, sebagai model, melakukan evaluasi dan melakukan perencanaan (Patmonodewo,2003: 102).

Metode Baper adalah cara di mana dalam pengajarannya dengan tingkah laku tiruan. Peserta didik memeragakan atau berperan seolah – olah menjadi objek yang diperagakan. Sebagai contoh organ pencernaan, maka peserta didik ada yang berperan menjadi mulut, lambung, makanan dan sebagainya. Prinsip yang digunakan dalam bermain peran, antara lain: Pertama, dilakukan oleh kelompok. Kedua, semua peserta didik terlibat langsung. Ketiga, penentuan Topik. Keempat, petunjuk bermain peran. Kelima, pelaksanaan bermain peran. Keenam, diskusi kelompok.

Langkah – langkah bermain peran: Pertama, tahap persiapan, seperti menetapkan masalah, menetapkan pemain yang akan terlibat, waktu yang disediakan, peranan yang akan dimainkan pemain, dan pemberian kesempatan peserta didik untuk bertanya jawab pada peserta didik yang terlibat pemeranan bermain peran.

Kedua, tahap pelaksanaan/tindakan bermain peran seperti pembentukan kelompok bermain peran, partisipasi aktif dari peserta didik yang tidak bermain peran, guru memberikan bimbingan kepada peserta didik yang kesulitan serta mendorong peserta didik untuk berpikir dalam menyelesaikan masalah. Ketiga, tahap penutup/evaluasi seperti diskusi kelompok tentang jalannya bermain peran maupun cerita yang diperankan, guru mendorong peserta didik untuk memberikan kritik dan tanggapan terhadap prosese pelaksanaan bermain peran serta merumuskan kesimpulan.

Dalam kegiatan belajar mengajar materi sistem pencernaan manusia yang sudah penulis praktikkan dengan metode Baper, ternyata peserta didik merasa proses pembelajaran berlangsung sangat menyenangkan, terlihat antusias dan peserta didik aktif dalam memerankan peranan masing – masing. Selain itu, peserta didik lebih cepat memahami materi dengan apa yang dilakukan atau diperankan. Selamat mencoba. (igi2/aro)

Guru SMP Negeri 1 Salatiga

Stay Connected

12,293FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Huawei HSBC

Tanpa Angpao

Naik Lagi

Related News

Huawei HSBC

Tanpa Angpao

Naik Lagi

Penantian D-dimer