33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Tunggakan BPJS di RSUD Rp 14 M

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tunggakan pembayaran jaminan kesehatan BPJS Kesehatan di RSUD KRMT Wongsonegoro bisa dibilang cukup besar. Bagaimana tidak pembayaran klaim jaminan kesehatan di RSUD milik Pemerintah Kota Semarang tersebut masih dibayarkan sampai bulan Maret 2018, artinya bulan April dan Mei belum dibayarkan.

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, dr Susi Herawati mengatakan jika BPJS Kesehatan sering menunggak pembayaran klaim, setiap bulannya paling tidak tunggakan mencapai Rp 14 miliar. “Saat ini baru dibayarkan bulan Maret, kami berusaha tetap memeberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Semarang,” katanya kemarin.

Menurutnya, selain sering melakukan tunggakan, pihaknya sering mendapatkan komplain dari masyarakat tentang pendanaan yang dilakukan BPJS. Namun. “Namun itu bukan ranah kami, di fasum tingkat satu masyarakat juga banyak yang protes terkait potongan yang ada,” bebernya.

Artinya secara tidak langsung tingginya tunggakan pembayaran yang ada, membuat pemasukan RSUD menjadi tidak seimbang. Namun pihaknya mengaku berusaha agar pemasukan RSUD tidak terganggu. “Pemasukan itu bisa digunakan untuk membeli obat, kebutuhan rumah sakit dan yang lainnya. Kami berupaya untuk nalangin dulu,” jelasnya.

Pada dasarnya, karena merupakan badan usaha milik daerah, lanjut Susi, adanya devisit keungan karena pihak lain dan bukan kesalahan manajemen, akan dibayarkan oleh Pemerintah Kota Semarang. “Selain itu juga belum menganggu program UHC (universal health coverage), karena di sini Pemerintah Kota Semarang menggunakan APBD untuk memberikan jaminan kesehatan bagi warganya,” pungkas Susi. (den)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

KNC Bakal Spektakuler

KENDAL—Kendal Night Carnival (KNC) yang akan digelar di Weleri bakal berlangsung meriah. Para peserta akan menampilkan kostum megah dan arak-arakan seni budaya. Selain itu,...

Bonus Demografi Jadi Berkah

SEMARANG- Mulai 2020 mendatang, Indonesia akan memanen bonus demografi. Namun, jika tidak dipersiapkan dan dikelola dengan baik, situasi besarnya jumlah usia produktif dibanding nonproduktif...

SMA Lab Sapu Gelar Juara

SALATIGA – Tim basket SMA Kristen Satya Wacana UKSW menyapu gelar dalam turnamen basket antar-SMA ICI HB Cup 2017 yang digelar Insan Basket Salatiga...

Siapkan 4 Tari Tradisional di Tahun Baru

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Komunitas Lima Gunung akan menyajikan empat jenis tarian dalam acara Pasar Seni Atria dalam menyambut malam pergantian tahun di Hotel Atria...

Hikmah dari Kuliah di Berbagai Negara

Ayahnya - H Ahmad Thoha - merupakan seorang tokoh agama dan memiliki hubungan kekerabatan dengan para Kiai di kawasan Pati dan Kudus seperti almarhum...

Usai Apel, Langsung Tes Urine

PURBALINGGA – Anggota Polres Purbalingga dan perwakilan polsek jajaran tiba-tiba dilarang meninggalkan Mapolres usai mengikuti apel pagi, Senin (20/11). Mereka diminta menuju 3 titik...