33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Pengusaha Kuliner Diminta Tak Khawatir

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Bupati Semarang Mundjirin meminta warganya yang membuka usaha kuliner, tak khawatir dengan difungsionalkannya ruas tol Salatiga Surakarta. Karena masih satu arah dan hanya pada siang hari, yakni mulai pukul 06.00 sampai sore hari pukul 17.00.

“Kalau para pemudik ini agak ngantuk-ngantuk atau orangnya lapar, pasti akan lewat jalan raya biasa yang banyak penjual makanan,” kata Mundjirin, kemarin.

Selain itu, katanya, banyak pemudik dari Kabupaten Semarang yang pulang dari perantauan untuk berlebaran dengan keluarganya. Tentunya, mereka akan membelanjakan uangnya di daerah.

Demikian halnya, jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi sepeda motor diperkirakan masih banyak. Bahkan jumlahnya lebih banyak daripada yang menggunakan kendaraan roda empat. “Yang lewat jalan tol tidak semua. Sepeda motor yang lewat jalan reguler jauh lebih banyak,” katanya.

Seperti diketahui, ruas tol sepanjang 32,24 kilometer ini fungsional pada Jumat (8/6) untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2018. Melihat sejumlah tersebut, ia yakin para pedagang tidak akan mengalami penurunan omzet yang berarti. “Saya kira, dagangan akan tetap laku. Ya doakan saja,” katanya.

Hanya saja ia berpesan kepada para pelaku usaha kuliner di wilayahnya, agar tidak menjual barang-barang yang kadaluwarsa. Para pedagang juga diminta tidak aji mumpung dengan menaikkan harga seenaknya. Perilaku aji mumpung justru akan kontraproduktif dan merugikan para pedagang sendiri.

Sementara pemilik warung sate Haji Mashudi, Ny Noviar, masih optimistis pembeli tidak akan berkurang kendati ada fungsionalisasi ruas tol Salatiga-Surakarta. Sebab lokasi warungnya yang di daerah Blotongan, justru lebih menguntungkan jika kendaraan yang lewat di jalan raya tidak terlalu padat.

Para pelanggan atau calon pembeli akan lebih mudah untuk mendapatkan lokasi parkir jika kendaraan yang melintas tidak padat. “Kalau saya pribadi tidak (masalah), soalnya posisi warung saya kurang menguntungkan kalau (kendaraan) terlalu padat. Justru sebaliknya, kalau gak padat parkirnya mudah,” katanya. (ewb/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Empat Kecamatan, Darurat Bencana Longsor

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Empat kecamatan di Kabupaten Pekalongan ditetapkan sebagai daerah darurat bencana longsor. Adalah Kecamatan Petungkriyono, Kandangserang, Lebakbarang dan Paninggaran. Keempat kecamatan tersebut...

Gigi Bisa Jadi Sumber Penyebaran Infeksi

Diampu oleh : Drg Muhammad Reza Pahlevi Sp.BM Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial Kelompok Staff Medik Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut RSUP Dr...

SBMPTN Capai 38 Ribu Pendaftar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Panitia Lokasi (Panlok) 42 Semarang, terus membludak. Sampai kemarin, jumlah pendaftar mencapai 38. 711...

Pemkab Kesulitan Cari Lahan Pengganti

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Hingga kini Pemkab Semarang belum mendapatkan lokasi lahan untuk penempatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) baru pengganti bangunan Lapas Kelas II-A Ambarawa, yang...

Maksimal Dua Hari Data Bisa Didapat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIJ memastikan masyarakat bisa mendapatkan data dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK),...

Peduli Rohingya karena Semangat Kemanusiaan

SEMARANG- Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Majelis Pustaka Informasi (MPI), serta Lazismu kembali mengadakan Teras Singosari Jilid...