25.8 C
Semarang
Kamis, 22 April 2021

Tunggakan BPJS di RSUD Rp 14 M

spot_img
spot_img

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tunggakan pembayaran jaminan kesehatan BPJS Kesehatan di RSUD KRMT Wongsonegoro bisa dibilang cukup besar. Bagaimana tidak pembayaran klaim jaminan kesehatan di RSUD milik Pemerintah Kota Semarang tersebut masih dibayarkan sampai bulan Maret 2018, artinya bulan April dan Mei belum dibayarkan.

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, dr Susi Herawati mengatakan jika BPJS Kesehatan sering menunggak pembayaran klaim, setiap bulannya paling tidak tunggakan mencapai Rp 14 miliar. “Saat ini baru dibayarkan bulan Maret, kami berusaha tetap memeberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Semarang,” katanya kemarin.

Menurutnya, selain sering melakukan tunggakan, pihaknya sering mendapatkan komplain dari masyarakat tentang pendanaan yang dilakukan BPJS. Namun. “Namun itu bukan ranah kami, di fasum tingkat satu masyarakat juga banyak yang protes terkait potongan yang ada,” bebernya.

Artinya secara tidak langsung tingginya tunggakan pembayaran yang ada, membuat pemasukan RSUD menjadi tidak seimbang. Namun pihaknya mengaku berusaha agar pemasukan RSUD tidak terganggu. “Pemasukan itu bisa digunakan untuk membeli obat, kebutuhan rumah sakit dan yang lainnya. Kami berupaya untuk nalangin dulu,” jelasnya.

Pada dasarnya, karena merupakan badan usaha milik daerah, lanjut Susi, adanya devisit keungan karena pihak lain dan bukan kesalahan manajemen, akan dibayarkan oleh Pemerintah Kota Semarang. “Selain itu juga belum menganggu program UHC (universal health coverage), karena di sini Pemerintah Kota Semarang menggunakan APBD untuk memberikan jaminan kesehatan bagi warganya,” pungkas Susi. (den)

spot_img

Latest news

Related news