33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Perang Saat Lebaran

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Oleh: Dahlan Iskan

Tidak ada saling memaafkan. Perang dagang itu akhirnya: jadi. Antara kekuatan ekonomi nomor satu dunia dengan runner upnya: Amerika Serikat Vs Tiongkok.

Pembicaraan antar delegasi tingkat tinggi itu sia-sia. Yang di Beijing (dua kali) maupun Washington DC (dua kali). Konsesi-konsesi yang sudah disepakati tidak berlaku lagi.

Trump juga tersandera politik dalam negerinya. Juga tersandera gertakannya sendiri.

Awalnya Trump menggertak dengan kerasnya. Kongres Amerika mendukungnya. Terutama fraksi partainya sendiri.

Belakangan Trump sebenarnya melunak. Tapi Kongres terlanjur ikut keras. Trump dengan mudah bisa memerankan diri sebagai ‘lidah tak bertulang’. Tapi Kongres tidak semudah itu.

Mengapa?

Nopember nanti ada Pemilu: memilih separo anggota Kongres. Tinggal empat bulan lagi. Mencla-menclenya lidah bisa berbahaya. Caleg-caleg dari Republik bisa kalah. Kongres bisa dikuasai Demokrat. Trump bisa lebih susah.

Maka putusan menaikkan tarip impor barang Tiongkok jadi diberlakukan. Menjadi 25 persen.

Serunya, Tiongkok membalas. Hanya beberapa jam setelah putusan Amerika diberlakukan.

Bahkan barang Amerika yang dikenakan tarip 25 persen tidak tanggung-tanggung: 600 jenis barang. Terutama produk pertanian, peternakan dan otomotif.

Perang benar-benar berlangsung. Perang dagang.

Kita akan amati dengan tegang. Ini bisa mengacaukan perdagangan dunia.
Kita lihat perkembangan besok! (dis)

Berita sebelumyaLebaran di Rumah Sakit
Berita berikutnyaPercantik Ikon Sejarah

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jasa Marga Diminta Bayar Kerugian Rp 71,8 M

SEMARANG - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang menghukum tergugat yakni, PT Jasa Marga Persero Tbk untuk membayar kerugian kepada warga Kalicari Pedurungan sekitar Rp 71,8...

Penggalangan Dana PMI Kumpulkan Rp 600 Juta

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Penggalangan dana PMI Kabupaten Semarang tahun 2017 mencapai Rp 633.709.073. Ketua Umum Bulan Dana PMI 2017, Lilik Prisbawono Adi mengatakan jumlah...

Ridwan Jadi Pembeda

SEMARANG – Bergabungnya M Ridwan di tim PSIS Semarang benar-benar menjadi pembeda permainan tim berjuluk Mahesa Jenar itu. Meski belum sebulan bergabung, Ridwan cepat...

Ganjar Tak Takut Disebut di Sidang Korupsi E-KTP

SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tidak takut jika namanya disebut dalam proses persidangan dugaan kasus korupsi e-KTP yang akan digelar Kamis (9/3) hari...

Jalan Wilayah Perbatasan Kini Mulus

SEMARANG- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang kini tengah fokus meningkatkan infrastruktur wilayah pinggiran atau penyanggah. Seperti di wilayah Kudu Waringinjajar, Kecamatan Genuk, yang...

Komisi C Minta Pembangunan Jalan Dikebut

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Komisi C DPRD Kendal meminta pembangunan infrastruktur jalan supaya dikebut. Hal itu mengingat masih banyak proyek jalan yang masih terbengkalai. Padahal...