33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Peruntukan Zakat Fitrah

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Wr Wb Bapak Dr KH Ahmad Izzuddin M.Ag yang saya hormati dan dimuliakan Allah. Sebelumnya mohon maaf Pak Kiai. Bagaimana jika hasil zakat itu digunakan untuk membangun ekonomi umat (tidak diserahkan kepada fakir miskin langsung)? Dan bagaimana jika ada warga yang langsung menyerahkan zakatnya tidak kepada amil, namun langsung kepada warga yang tidak mampu? Terima kasih atas jawabannya.

Robith di Semarang 082244240xxx

Waalaikumussalam Warahmatullah Bapak Robith di Semarang yang saya hormati dan dimuliakan Allah. Terima kasih atas pertanyaannya. Jika yang bapak maksud dengan zakat adalah zakat fitrah, maka ia tidak boleh digunakan kecuali buat fakir miskin, utamanya fakir miskin yang ada di tempat pembayar zakat itu bermukim. Ini karena tujuannya adalah membebaskan fakir miskin dari mengemis saat hari Lebaran. Tetapi jika yang bapak maksud dengan zakat adalah zakat mal harta, maka ia diperuntukkan bagi delapan kelompok sebagaimana disebut dalam QS At-Taubah, yaitu, Sesungguhnya zakat-zakat hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengelola-pengelolanya, para muallaf, serta untuk para budak, orang-orang yang berutang, dan pada sabilillah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah.” (QS. At-Taubah [9]: 60).

Kini sekian banyak ulama kontemporer memasukkan dalam kelompok fii sabilillah semua kegiatan sosial, baik yang dikelola oleh perorangan maupun organisasi-organisasi Islam, seperti pembangunan lembaga pendidikan, masjid, rumah sakit, dan lain-lain, dengan alasan bahwa kata sabilillah dari segi kebahasaan mencakup segala aktivitas yang mengantar menuju jalan Allah dan Ridha-Nya. Ini adalah pintu yang sangat luas mencakup semua kemaslahatan umum. Ada juga ulama yang tidak setuju memperluas makna fii sabilillah. Mereka hanya memahaminya dalam arti segala upaya untuk membela agama, baik secara fisik material maupun pembelaan dalam bentuk pemikiran. Pada masa kini, boleh jadi serangan terhadap Islam dalam bidang pemikiran lebih berbahaya dan lebih berdampak buruk daripada serangan militer, sehingga kalau dulu para ulama hanya membatasi pengertian fii sabilillah dalam hal mereka yang menjaga dan mempertahankan perbatasan atau mempersiapkan tentara untuk menyerang musuh, pembelian senjata, dan alat-alat perang, maka kini perlu ditambahkan bentuk lain dari pertahanan dan persiapan penyerangan, antara lain dalam bidang pemikiran dan dakwah.

Menyerahkan zakat oleh wajib zakat kepada yang berhak, sah-sah saja. Tetapi menyerahkannya kepada lembaga BAZIZ lebih baik, karena lebih terjamin pemerataan pembagian zakat itu. Ini boleh jadi mustahaq (yang berhak menerima) memperoleh dari berbagai sumber sedang ada yang lain yang tidak memperoleh sama sekali. Di sisi lain, memberi kepada amil yang tidak resmi berarti menunjuk wakil bapak untuk memberinya sedang amil zakat yang resmi atau semi resmi berkedudukan mewakili kelompok-kelompok yang berhak menerima. Konsekuensi perbedaan ini menjadikan bapak masih berkewajiban mengeluarkan zakat, jika zakat yang bapak amanatkan ke amil yang mewakili bapak itu menghilangkannya, karena zakat belum sampai kepada yang berhak menerima. Akan tetapi, jika bapak menyerahkannya kepada amil resmi atau BAZIZ, maka karena dia mewakili yang berhak, bapak tidak perlu mengeluarkan zakat lagi seandainya zakat yang bapak serahkan itu hilang ditangan amil tersebut. Sekian jawaban dan tanggapan yang dapat saya berikan, semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. (*)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wihaji Ajak Bangga Jadi Orang Batang

BATANG – Selama ini masyarakat Batang kadang tidak percaya diri dengan daerahnya. Untuk itu, Bupati Batang Wihaji meminta fenomena ini perlu diubah pola pikirnya....

Klaim Gizi Buruk di Jateng 0,03 persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Angka gizi buruk Jateng sangat rendah. Dari data Dinas Kesehatan Jateng, terhitung ada 0,03 persen warga yang terkena gizi buruk di...

Pesta Miras, 8 Pemuda Diciduk

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Delapan pemuda yang asyik pesta minuman keras di simpang tiga Jalan Sriwijaya dan Jalan Tarumanegara Kota Magelang diciduk patroli aparat gabungan,...

Bupati Bantu 10 Unit Kapal Nelayan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kembali menyerahkan 10 unit kapal nelayan jenis fiber ukuran 5 gross ton (GT) kepada 2 Koperasi Nelayan Jaya Mandiri I...

Jumat Sukses di Hays

Hampir satu jam saya sendirian di rumah itu. Eh… masjid itu. Sambil lihat-lihat apa yang tertempel di dinding: sebuah AC-jendela yang lama. Kalimat-kalimat pujian...

Tak Bosan Tunggu Kejelasan Nasib

JEPARA – Keluhan para tenaga pendidik dan kependidikan di Jepara seakan tak ada habisnya. Terutama yang berstatus sebagai guru tidak tetap dan pegawai tidak...