33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Tiga Jalur Antisipasi Kemacetan

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Jalur alternatif telah disiapkan. Ini mengantisipasi terjadinya kemacetan. Sebab, arus mudik dan balik biasanya terjadi lonjakan jumlah kendaraan. Agar terhindar dari kemacetan pemudik bisa memanfaatkan jalur alternatif.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kasatlantas AKP Eko Rubiyanto mengatakan, telah membuat jalur alternatif. Jalur itu telah dikaji bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus.

Pihaknya bersama Dishub membuat Peta Penggal Jalan Jalur Kemacetan dan Jalur Alternatif. Peta ini untuk memudahkan mengurai kemacetan. Peta itu terdiri dari tiga jalur alternatif. Yakni, dari Kudus ke Pati dan sebaliknya.

”Jika terjadi kemacetan dari Kudus ke Pati bisa ambil rute atau jalur jalannya yakni Simpang Empat Kerawang ke kiri untuk menuju Pati,” terangnya.

Lalu, lanjutnya, dari Pati ke Kudus bisa melintasi Simpang Tiga Gembong ke kiri. Pengendara nantinya melintasi Jalan Desa Kandangmas hingga Simpang Empat Kerawang ke kanan untuk menuju Kudus.

”Jalur itu merupakan jalan desa. Jalannya sempit dan licin bila hujan, banyak tikungan tajam dan penggal jalan. Jalan tanjakan dan turunan tajam. Kondisi jalan ada sebagian yang mengalami rusak ringan. Hanya bisa dilalui oleh kendaraan pribadi dan jarak tempuh kurang lebih 15 kilometer,” ujarnya.

Kemudian, jalur alternatif dari Kudus ke Pati dan sebaliknya. Rute dari Simpang Empat Jepang menuju Jalan Mejobo. Nantinya pengendara melintasi Desa Hadipolo, Jojo, Sadang. Dari Simpang Tiga Sadang menuju kanan atau Pati.

Sedangkan, dari Pati ke Kudus pengendara mulai Gadu menuju Simpang Tiga Sadang ke kiri. Pengendara akan melintasi Jalan Desa Sadang, Jojo dan Simpang Tiga Hadipolo. Selepas itu, Jalan Mejobo dan Simpang Empat Jepang. Pengendara dapat ke kiri untuk melintasi jalur lingkar atau menuju Semarang.

”Jalan itu merupakan jalan desa, sempit dan padat arus. Banyak tikungan dan penggal – penggal jalan serta terdapat Pasar dan pertokoan. Lalu, pada malam hari kurang penerangan jalan sehingga jalan gelap,” jelasnya.

Kasatlantas menambahkan, alternatif tiga dari Pati ke Kudus atau semarang. Rute dari pati melintasi Simpang Tiga Gondoharum ke kiri. Pengendara menuju Jalan Desa Bulung Cangkring menuju Jalan Desa Bulung Kulon, Sadang, dan Jojo. Nanti di Simpang 3 Hadipolo ke kiri untuk menuju Desa Mejobo dan jalur lingkar untuk ke Semarang.

”Kondisi jalan itu sama dengan jalur alternatif dua dari Pati ke Kudus dan sebaliknya. Hanya saja sebagian jalan di Desa Gondoharum mengalami kerusakan,” paparnya. (ruq/ris/jpg/ton)

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Waspadai Titik Rawan Banjir dan Longsor

BATANG-Banyak wilayah di Kabupaten Batang terancam bencana banjir dan longsor. Sebanyak lima kecamatan rawan terkena bencana banjir adalah Kecamatan Batang terutama Batang Kota, Kandeman...

Inventarisasi Pohon, Jadikan Aset Pemkot

SEMARANG – Manajemen pengelolaan pohon di Kota Semarang perlu ditingkatkan. Mengingat sudah banyak korban yang berjatuhan akibat tertimpa pohon tumbang. Kejadian terakhir menimpa mahasiswa Fakultas...

Tempat Merokok Beralih Fungsi

MAGELANG – Hingga kini, Pemkot Magelang baru memiliki 15 tempat khusus merokok di instansi lingkungan pemerintahan. Bahkan, beberapa tempat khusus tersebut sudah beralih fungsi....

Tiga Pembuat Petasan Resmi Jadi Tersangka

DEMAK- Tiga pembuat petasan rumahan dari Desa Bungo, Kecamatan Wedung akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Siti, 35; Sholehah, 48, dan Sriyati, 48. Ketiganya...

Dua Warung Kopi Ludes Terbakar

DEMAK - Warung kopi di jalan raya Bukit Pesona Pucanggading, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, kemarin ludes terbakar. Warung terbuat dari kayu masing masing berukuran...