33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Salat Rowatib Ketika Mudik

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

Pertanyaan :

Assalamualaikum Pak Kiai Ahmad Izzuddin yang saya hormati dan dimuliakan Allah. Sebentar lagi, Hari Raya Idul Fitri akan tiba, Alhamdulillah saya sekeluarga akan melakukan perjalanan mudik ke Banyuwangi. Saya punya kebiasaan sebelum salat 5 waktu saya melakukan salat qobliyah dan bakdiyah terlebih dahulu. Tapi ketika mudik, kebiasaan itu hilang karena setahu saya, salat jama-qosor harus disambung dan tidak boleh dipisah. Apakah ada solusi bagi saya agar dapat melakukan salat sunah qobliyah bakdiyah di saat mudik?

Slamet, di Ngaliyan 085741213XXX

Jawaban :

Waalaikumussalam Warahmatullah, Bapak Slamet yang saya hormati dan dimuliakan Allah. Terima kasih atas pertanyaannya. Terlebih dahulu saya mendoakan semoga bapak sekeluarga diberikan kelancaran dalam mudik hingga selamat sampai tujuan. Amin.

Mungkin yang dimaksudkan dalam pertanyaan bapak di atas adalah salat sunah rowatib. Yaitu salat-salat sunah yang mengikuti pada salat fardlu. Jumlahnya ada 17 rakaat. Di antaranya, 1) dua rakaat sebelum salat subuh, 2) empat rakaat sebelum salat dzuhur, 3) dua rakaat setelah salat dzuhur, 4) empat rakaat sebelum salat ashar, 5) dua rakaat setelah salat maghrib, dan 6) tiga rakaat setelah salat isya, dimana satu rakaatnya adalah salat witir.

Namun, selain yang disebutkan diatas, ada lagi salat sunah rowatib yang lebih ditekankan atau salat sunnah rowatib muakkad. Secara keseluruhan jumlahnya ada 10 rakaat. Yaitu 1) dua rakaat sebelum salat subuh, 2) dua rakaat sebelum salat dzuhur, 3) dua rakaat setelah salat dzuhur, 4) dua rakaat setelah shalat maghrib dan 5) dua rakaat setelah mengerjakan salat isya’.

Mengenai bagaimana melakukan salat sunah rawatib ini, ketika dalam kondisi safar atau perjalanan yang dengannya sudah diperbolehkan jama-qoshor, berikut rincian yang semoga dapat memberikan pemahaman.

Jika dilakukan ketika menjamak salat dzuhur dan ashar, baik keduanya dilakukan secara taqdim maupun ta’khir, maka yang lebih utama adalah melakukan qobliyyah dzuhur sebelum melakukan salat jamak, dan melakukan ba’diyyah dzuhur serta qobliyyah ashar secara berurutan usai mengerjakan salat jama’.

Jika dilakukan ketika menjamak salat magrib dan isya, baik keduanya dilakukan secara taqdim maupun ta’khir, maka yang lebih uatama ialah melakukan qobliyyah maghrib sebelum melakukan salat jamak, dan melakukan ba’diyyah maghrib, qobliyyah dan ba’diyyah isya secara berurutan setelah salat fardlu.  Jika tidak menghendaki melakukan qabliyyah maghrib, maka ba’diyyah maghrib, qobliyyah dan ba’diyyah isya dilakukan setelah selesai melakukan dua salat fardlu. Wallahu A’lam. Demikian jawaban dari saya, Allahu A’lam. Semoga ada manfaatnya dan barokah. Amiin. (*)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perum Bulog Digugat Rp 6 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Perusahaan pembuat lantai kayu di Kota Semarang, PT Jati Luhur Agung, menggugat Perum Bulog Subdivisi Regional Semarang, ke Pengadilan Negeri (PN)...

Ahmad Muqowam Masuk Radar PPP

MUNGKID—Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Tengah Ahmad Muqowam masuk radar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk dicalonkan dalam sebagai gubernur Jateng. Di...

Usut Tuntas Pencurian Berkas di MK

SALATIGA - Kabar mengenai pencurian berkas dokumen gugatan pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) mengejutkan banyak pihak. Termasuk warga Salatiga. Sebab sebelumnya sempat beredar kabar,...

Sita Miras Pabrikan dan Rumahan

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG — Polres Temanggung menyita ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merek dari para pedagang di wilayah hukum Temanggung. Ratusan miras tersebut, disita...

Klasifikasi Yatim Janggal

Video itu berisi curhatan Koko Ardiansyah. Siswa kelas 2, SMK Negeri 2 Rantau Utara, Labuhanbatu, Sumatera Utara.  Curhatnya pun sambil menangis. Membuat iba yang...

Sediakan Rp 144 Miliar Untuk Bangun 24 Pasar 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Provinsi Jawa Tengah targetkan membangun 24 pasar di tahun 2018. Pasar ini dibangun dengan alokasi dana dari Kementrian Perdagangan sejumlah Rp...