33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Pembangunan Watu Gajah Diminta Dihentikan

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Destinasi wisata Watu Gajah Park di Desa Wringin Putih, Kecamaatan Bergas diketahui belum berizin. Hal itu terkuak saat sidak Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Senin (11/6).

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan sidak yang dilakukan pihaknya setelah memperoleh informasi jika objek wisata tersebut belum memiliki izin.“Untuk mengajukan izin lingkungan harus ada izin lokasi terlebih dahulu. Ini belum dilakukan. Kita minta pemilik maupun pengelola Watu Gajah Park menyelesaikan semua perizinan,” kata Bondan.

Dikatakannya, pihaknya mendapat informasi dari pihak Watu Gajah Park sudah mengajukan izin ke  Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPPTSP) Kabupaten Semarang.

Namun proses pengurusan perizinan tersebut belum berjalan lantaran site plan yang masih belum jelas. “Kita cek ke dinas perizinan ternyata belum jalan. Kita minta pemkab tegas, meskipun sudah ada peringatan dari Satpol PP dan teguran dari  DLH tentang dokumen perizinan,” tandasnya.

Karena belum memiliki izin yang lengkap maka pembangunan destinasi wisata tersebut akan dihentikan untuk sementara waktu. “Kita tidak menghambat investasi, tapi semata-mata untuk menegakkan aturan. Semua izin diurus dulu, setelah perizinan keluar baru dilakukan pembangunan,” ujarnya.

Adapun dalam pengurusan perijinan pemilik destinasi wisata itu akan membangun di atas lahan 3.000 meter persegi. “Setelah kita cek di  lokasi, luasnya lebih dari izin yang diajukan. Ini harus diperhatikan dan diubah, izin harus sesuai kondisi di  lapangan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kades Wringin Putih, Wahib Sukardi mengungkapkan jika pihaknya sudah mengundang pihak pengelola Watu Gajah supaya segera menyelesaikan pengurusan perijinan.

Namun, pihak Watu Gajah mengindahkan hal itu. Sehingga sampai saat ini pihak destinasi wisata tersebut belum menunjukkan itikad baiknya untuk segera mengurus perijinan. “Sejauh ini saya belum pernah membuat surat pengantar untuk mengurus perizinan. Kita sudah komunikasi ke Pak Soekendro (Kepala BPMPPTSP) mendapat informasi dari pihak Watu Gajah Park baru sebatas konsultasi masalah tata ruang,” ujarnya.

Dikonfirmasi, pimpinan pelaksana proyek Watu Gajah Park, Darmanto mengakui jika izin pembangunan Watu Gajah awalnya hanya akan digunakan untuk perumahan. “Namun kemudian ada alih fungsi untuk tempat wisata sehinga mengajukan izin lagi,” kata Darmanto.

Sehingga saat ini pihaknya fokus untuk pembangunan bagian taman dahulu. Pembangunan secara masif belum dilakukan, lanjutnya, dikarenakan ijin yang memang belum lengkap. Terkait dengan penghentian pengerjaanpihaknya akan menginformasikan hal tersebut dahulu kepada pimpinan dalam hal ini pemilik Watu Gajah. (ewb/bas)

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...