33 C
Semarang
Jumat, 25 September 2020

Jajaran Polres Waspadai Peredaran Uang Palsu

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Masyarakat Wonosobo diimbau untuk mewaspadai peredaran uang palsu pada momen menjelang Lebaran 2018. Sebab, tingginya penggunaan uang pada saat Lebaran, dikhawatirkan memicu maraknya peredaran uang palsu.

Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras, Senin (11/6) kemarin, mengatakan, kecenderungan uang palsu beredar pada saat Idul Fitri, karena tingginya transaksi keuangan. “Karena itu, kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan.”

AKBP Abdul Waras menjelaskan, besarnya transaksi keuangan, dimanfaatkan sebagai peluang untuk mengedarkan uang palsu oleh para pelaku, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri. Selain itu, sambung Kapolres, munculnya kegiatan penukaran uang menjelang Lebaran, menambah celah peredaran uang palsu.

“Untuk itu, kami meminta masyarakat agar tidak menukarkan uang di sembarang tempat. Tukarlah uang di bank yang sudah dijamin aman,” saran Kapolres. Selain itu, untuk mengantisipasi peredaran uang palsu, Kapolres meminta Polsek hingga jajaran di tingkat Polres untuk mengawasi peredaran uang menjelang Idul Fitri. “Kami berharap masyarakat juga hati-hati dan jangan menukar uang di sembarang tempat.”

Meski begitu, ucap Kapolres, sejauh ini belum ada indikasi atau laporan masyarakat terkait peredaran uang palsu di Wonosobo. Agar tidak tertipu, Kapolres meminta masyarakat untuk memastikan uang asli yang ditandai dengan watermark pada setiap lembaran uang kertas asli.

Antisipasi terhadap peredaran uang palsu juga dilakukan Polres Temanggung. Apalagi menjelang Lebaran kali ini juga memasuki musim tanam tembakau. “Menjelang Lebaran, masyarakat akan lebih banyak menggunakan uang tunai untuk berbagai keperluan. Jadi harus lebih waspada, maka kita antisipasi dengan sosialisasi maupun patroli khususnya di daerah pasar maupun tempat peredaran uang” kata Kasat Sabhara Polres Temanggung AKP Imam Suparyanto.

Menurut Imam, masyarakat harus lebih waspada ketika menerima mata uang pecahan Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, dan Rp 100 ribu. Karena, pecahan tersebut yang paling banyak beredar. “Saat menerima uang pecahan tersebut, harus teliti dengan ‎melakukan 3D (dilihat, diraba, dan diterawang),” katanya.

Imam juga mengimbau kepada masyarakat agar dalam bertransaksi maupun membawa uang dalam jumlah banyak selalu hati-hati dan bila diperlukan pihaknya bersedia memberikan pengawalan secara gratis. (*/isk)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemain Pelapis Belum Memuaskan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS sukses meraih hasil positif dalam laga uji coba versus Persiba Balikpapan di Stadion Moch Soebroto Magelang kemarin. Tim berjuluk Mahesa...

Gizi Sehat dan Seimbang Cegah Penyakit Diabetes

Diampu Oleh: Pakar Gizi RSUP dr Kariadi, dr Khairuddin, Sp.GK RADARSEMARANG.COM - DIABETES Adalah penyakit kronis yang bisa menyerang siapa saja. Penyakit ini mengancam semua...

Harapkan Kebijakan Pemerintah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Sektor properti di semester satu lalu tak menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Karena itulah, pengembang mengharapkan adanya kebijakan pemerintah yang dapat memberi angin...

Hadirkan Dakon Raksasa Untuk Berbuka

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Memanfaatkan momentun bulan suci Ramadan, Hotel Chanti Semarang menghadirkan konsep buka buasa yang tidak biasa. Yakni menghadirkan Buka Puasa Dakonan. “Konsepnya hampir sama dengan...

Flyover Dremolen Dipantau

SLEMAN—Pengerjaan berbagai proyek infrastruktur mulai tol hingga flyover,  ditargetkan selesai pada H-7 Lebaran. Tujuannya, agar para pemudik bisa nyaman melakukan perjalanan. Penegasan itu disampaikan oleh...

Memartabatkan Bahasa Indonesia di Media Luar Ruang

APAKAH bahasa negara kita sudah tidak bermartabat ketika ruang publik kita sudah dipenuhi informasi dan nama berbahasa asing? Apakah bahasa negara tidak bermartabat ketika...