33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Mohon Kesehatan, Arak Dewa Obat

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Ratusan umat Tri Dharma Kelenteng Besar Tay Kak Sie memperingati kedatangan Dewa Obat atau Poo Seng Tay Tee ke-158 di Pantai Marina, Minggu (10/6) kemarin. Umat mengarak Dewa Obat dari Kelenteng Tay Kak Sie menuju Pantai Marina dengan mengendarai truk.

Di pantai tersebut, umat melakukan ritual berdoa yang dipimpin oleh Kwa Tong Hay. Tepat pukul 13.00, Kongco Poo Seng Tay Tee kembali dibawa ke Kelenteng Tay kak Sie dengan mendatangi tujuh kelenteng di kawasan Pecinan Semarang.

Ketua Yayasan Tay Kak Sie, Tanto Hermawan mengatakan bahwa ritual doa tersebut rutin dilakukan setiap tahun pada bulan lima tanggal satu penanggalan Imlek. Namun sejarahnya ritual tersebut diawali tahun 1853 silam. Kala itu, Kota Semarang dilanda wabah penyakit, kemudian warga Tionghoa meminta bantuan ke negeri China yang mendarat di pelabuhan Bom Lama dengan membawa Dewa Obat.

“Sedangkan pada peringatan ke-158 kedatangan Dewa Obat, Poo Seng Tay Tee di halaman Kelenteng Tay Kak Sie ini, berlangsung berbagai atraksi kesenian dan ritual yang dimulai pukul 20.00,” jelasnya.

Sementara itu, di Pantai Marina, warga etnis Tionghoa memanjatkan doa tidak hanya kepada dewa obat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan Dewa Bumi.

Usai melakukan ritual di Pantai Marina, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan kirab di kawasan Pecinan pada pukul 13.00 hingga sore hari. Kirab itu sendiri diawali dari Jalan Beteng, umat Kong Hu Cu mengarak Dewa Obat dan bendera Tay Kak Sie. Arak-arakan tersebut dibawa mengelilingi Pecinan melewati beberapa kelenteng kecil.

Salah seorang umat, Vera, 46, mengaku mengikuti ritual tersebut dengan harapan dapat sembuh dari sakit yang telah diderita selama dua tahun ini. ”Dengan adanya ritual ini, kami berharap warga Kota Semarang terbebas dari rasa sakit dan diberi kesehatan,” katanya. (hid/ida)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...