33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Bidik Eks Gelandang Persela

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Manajemen PSIS Semarang tampaknya mulai tancap gas memburu satu stok kuota pemain asing Asia yang baru saja ditinggalkan oleh gelandang asal Kyrgyzstan, Akhlidin Israilov yang telah resmi dicoret.

Sejumlah nama kini telah berada di genggaman manajemen dan tim pelatih. Salah satu yang paling terlihat adalah nama gelandang Timor Leste keturunan Brasil, Thiago Fernandez yang saat ini telah bergabung bersama latihan tim berjuluk Mahesa Jenar.

Sejumlah nama lain juga muncul di permukaan yaitu gelandang asal Jepang yang pernah berkostum Persela Lamongan di musim 2017 lalu yaitu Kosuke Yamazaki Uchida. Manajemen PSIS kabarnya tengah menjalin komunikasi dengan gelandang 30 tahun itu.

Kosuke sendiri saat ini tengah berkostum Yangon United yang tampil di Liga Myanmar.”Prinsipnya kami ingin mencari pemain yang kualitasnya lebih baik dari Akhlidin. Beberapa pemain memang tengah kami jajaki, termasuk Kosuke. Tapi baru sebatas komunikasi saja,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Selain pemain asing, Liluk mengatakan, manajemen dan pelatih Mahesa Jenar juga tengah berburu pemain lokal di jeda transfer putaran kedua mendatang. Dengan harapan PSIS bisa tampil lebih moncer dibanding putaran pertamma ini yang masih berkutat di zona degradasi.

Namun selain memburu, Liluk juga mengatakan, PSIS akan melakukan sejumalh evaluasi. Menurutnya bisa saja di bursa transfer mendatang Mahesa Jenar juga akan melepas sejumlah nama pemain lokal.

“Semua akan kami evaluasi. Tapi tentunya itu bertahap. Dan saat ini kami masih memiliki empat pertadningan tersisa sebelum putaran pertama selesai. Kami akan fokus dulu menatap sisa pertandingan tersebut,” sambung Liluk.

Sementara setelah berhasil menang tipis 1-0 atas Borneo FC pada laga pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Rabu (6/6) malam head coach Vincenzo Alberto Annese mengaku timnya sedang dalam tren positif.

“Saya senang dengan kemenangan lawan Borneo. Terpenting, kami memenangkan pertandingan bukan karena individual pemain, namun seni permainan dan kerja sama yang solid,” kata Annese usai pertandingan.

Pelatih asal Italia itu mengaku timnya butuh kerja keras untuk memenangkan pertandingan. Apalagi, lanjut dia, Borneo FC memberikan perlawanan hebat, terutama di babak pertama. Skuat Pesut Etam setidaknya memiliki dua peluang emas lewat Lerbi Eliandry dan Srdjan Lopicic, namun gagal berbabuah gol.

Annese menyebut strategi serangan balik yang dirancang timnya berjalan baik. Proses gol Hari Nur Yulianto berawal dari counter attack cepat melalui Gilang Ginarsa, Bruno Silva, hingga Hari Nur.”Berkat counter attack kami bisa membuahkan gol untuk PSIS. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan secara penuh untuk kami,” ucapnya. (bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ramaikan Museum dengan Konser Musik

MAGELANG–Museum BPK RI di Kota Magelang punya cara unik untuk menarik pengunjung mengenal museum dari sisi lain. Pengelola museum menyuguhkan konser musik di halaman...

87 APK Pilgub Diturunkan

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Sebanyak 87 alat peraga kampanye (APK) yang berhubungan dengan Pilgub Jateng diturunkan satpol PP akhir pekan kemarin. APK yang diturunkan berupa...

Pesta Miras, 8 Pemuda Diciduk

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Delapan pemuda yang asyik pesta minuman keras di simpang tiga Jalan Sriwijaya dan Jalan Tarumanegara Kota Magelang diciduk patroli aparat gabungan,...

Persiapkan Generasi Emas sejak Masa Kehamilan

SEMARANG - Generasi emas dan berkualitas berawal dari pernikahan dan masa kehamilan. Informasi dan pengetahuan yang akurat dalam mempersiapkan generasi berkualitas menjadi sesuatu yang...

Purna Widya Praja Gelar Reuni Akbar

RADARSEMARANG.COM - DALAM rangka menjalin silaturahmi dan musyawarah daerah, Paguyuban Purna Widya Praja (PPWP) akan menyelenggarakan reuni akbar bagi seluruh alumni Sekolah Kedinasan Pamong...

Ngganja, Dua Warga Malaysia Dibekuk

JOGJA—Dua warga negara asing (WNA) yang diduga mengonsumsi ganja dibekuk petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Yogyakarta. Salah satu tersangka adalah mahasiswa. Sedangkan seorang lagi,...