33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Sehari, 24 Ribu Pemudik Naik KA

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Arus mudik Lebaran 2018 dengan moda transportasi kereta api (KA) mulai terasa. Jumat (8/6) siang, jumlah pemudik yang tiba di Stasiun Tawang Semarang mulai membeludak dan didominasi penumpang dari Jakarta dan Bandung.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, mengatakan, jika khusus Jumat (8/6) kemarin, total pemudik mencapai 24 ribu orang yang menggunakan angkutan KA. Pihaknya terus melakukan persiapan menghadapi lonjakan pemudik jelang hari H Lebaran. Edi beserta rombongan melaksanakan peninjauan kondisi angkutan penumpang dari Stasiun Cirebon hingga Stasiun Semarang Tawang dengan menggunakan KA Inspeksi.

“Hari ini (kemarin) sudah mulai terasa dan akan terus naik. Saat ini penumpang dari Stasiun Gambir biasanya 7 ribu – 8 ribu penumpang, sekarang sudah mencapai 19 ribu penumpang. Sedangkan di Pasar Senen biasanya 12 ribu penumpang, sekarang sudah mencapai 24 ribu penumpang. Jadi, arus mudik hari ini lumayan tinggi,” katanya saat ditemui di Stasiun Tawang.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya telah melakukan serangkaian langkah. Dia juga mengatakan seluruh jajaran PT KAI membuka posko mudik Lebaran sejak 5-26 Juni 2108. “Semua Daop ikut posko selama 22 hari, untuk memastikan perjalanannya aman,” jelasnya.

Peningkatan pemudik yang menggunakan KA tahun ini, lanjut Edi, bisa dibilang kecil. Diperkirakan hanya sebesar 3 sampai 3,5 persen. Hal itu dikarenkan adanya pengaruh dari jumlah kursi yang disediakan oleh PT KAI.

“PT KAI sudah melakukan peningkatan keamanan di seluruh stasiun. Salah satunya dengan melibatkan anjing pelacak dalam mencegah terjadinya ancaman teror,” katanya.

Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto, menyampaikan, hari ini tepat H-7 Lebaran merupakan awal dari mulai ramainya arus mudik dari arah barat ke timur. “Bahkan, sejumlah perjalanan kereta api dari Jakarta dan Bandung menuju ke Semarang, okupansi sudah 100 persen,” ujarnya.

Sementara itu, para pemudik dari Jakarta tiba di Stasiun Poncol dengan menggunakan kereta api Tawang Jaya Premium dari stasiun asal Pasar Senen Jakarta.

Kepala Stasiun Poncol, Yudi Prasetyo, mengatakan, data yang masuk di wilayah Stasiun Poncol baik yang turun maupun yang naik pada 4,5, 6 dan 7 Juni mengalami peningkatan.“Kalau pada tanggal 4, 5,  dan 6 masih di kisaran 4 ribu sampai 8 ribu penumpang, tetapi untuk tanggal 7 ini sudah 5.500 penumpang naik, dan 6.500 penumpang turun,” beber Yudi Prasetyo.

Dia menambahkan, peningkatan jumlah penumpang diprediksi akan terjadi menjelang H-3 Lebaran, baik untuk penumpang yang akan naik maupun penumpang yang turun di Stasiun Semarang Poncol.

“Puncak arus mudik diperkirakan akan mencapai puncaknya pada H-2 dan 3, baik yang naik atau turun di Stasiun Poncol,” tambahnya.

Sementara itu, dibanding tahun lalu, diperkirakan penumpang arus mudik maupun arus balik di Stasiun Poncol mengalami peningkatan 12 -13 persen. (den/hid/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Panwas Beri Teguran Keras Kadus

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Pelanggaran kampanye oleh perangkat desa kembali terjadi pada proses Pilkada Magelang 2018. Kali ini dugaan pelanggaran dilakukan oleh Kepala Dusun (Kadus) Slokopan...

Demi Pembinaan, Perbanyak Pertandingan Skala Nasional

Atlet bulutangkis Kota Semarang semakin banyak mendapat kesempatan tampil pada berbagai ajang kejuaraan. Hal tersebut penting, selain untuk menggairahkan pembinaan juga untuk mematangkan bibit-bibit...

Daerah Bingung Kembangkan Pariwisata

SEMARANG - Tidak sedikit pemkab/pemkot yang masih kebingungan mencari sumber dana untuk mengembangkan potensi desa wisata, terutama yang berkaitan dengan objek wisata alam. Praktis,...

Tingkatkan Perekonomian Lewat Pertanian

SUMOWONO – Desa Bumen kecamatan Sumowono terus berupaya meningkatkan perekonomian warga masyarakatnya. Salah satu upaya yang dilakukan, yang juga menjadi upaya penekanan di Desa ini,...

Samsat Masih Miskin Inovasi dan Kreasi

SEMARANG - Kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT), khususnya Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) milik Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng yang tersebar di kabupaten/kota...

Obati Gelandangan hingga Bantu Buatkan Rumah

Komunitas Berbagi Nasi Salatiga tak hanya membagikan nasi kepada warga tak mampu yang hidup di jalanan. Namun komunitas sosial regional Salatiga ini juga pernah...