33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Mundjirin Akui Pengerjaan Proyek Molor

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

“Sejumlah paket pekerjaan (proyek) sampai Juni 2018 ini memang ada yang belum dilaksanakan,”

Bupati Semarang, Mundjirin

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Kritikan DPRD Kabupaten Semarang atas molornya beberapa proyek besar ditanggapi biasa oleh Bupati Semarang, Mundjirin. Bupati Semarang tidak mengelak jika beberapa proyek besar sengaja dikerjakan usai lebaran 2018.

“Betul, sejumlah paket pekerjaan (proyek) sampai Juni 2018 ini memang ada yang belum dilaksanakan,” kata Mundjirin, Jumat (8/6).

Beberapa proyek yang belum dikerjakan tersebut, lanjutnya, yaitu revitalisasi pasar Suruh, pembangunan RSUD Ungaran tahap II, dan petanaan kawasan wisata Bandungan.

Mundjirin mengatakan terlambatnya pengerjaan beberapa proyek tersebut lantaran disebabkan beberapa hal. “Yang rumah sakit (RSUD Ungaran), terlambat karena DEDnya tidak kunjung selesai,” katanya.

Dikatakannya, seharusnya awal 2018 ini DED RSUD Ungaran sudah seelesai. “Setelah saya panggil ternyata untuk menyusun DED anggarannya jauh memenuhi syarat keuangan,” katanya.

Meski belum diselesaikan DED RSUD Ungaran kata Mundjirin sudah ada kontraktor pemenang lelang. Sementara revitaliasi Pasar Suruh dan penataan Pasar Bandungan, keduanya bakal dimulai setelah lebaran 2018.

Dikatakan Mundjirin, pengerjaan revitalisasi asar Suruh dilakukan usai lebaran dikarenakan permintaan dari pedagang supaya dapat tetap berjualan sementara. “Itu permintaan pedagang, kita tidak bisa keras apalagi ketika ngemong masyarakat,” ujarnya.

Diakui Mundjirin, risiko dari diundurnya revitalisasi pasar Suruh memiliki risiko besar. Terutama waktu pengerjaan yang semakin singkat. “Memang risikonya besar, tetapi pemborong dan pemenang sudah sanggup,” jelasnya.

Berkaitan dengan sejumlah paket pekerjaan yang lain, lanjutnya, memang terkendala proses lelang mengingat mulai tahun ini seluruh lelang harus masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Semarang.

Berbeda dengan dahulu yang bisa dilelang mandiri oleh organisasi perangkat daerah (OPD) pengguna anggaran. “Di sisi lain, personel ULP memang terbatas. Tetapi kelompok kerja (pokja) sudah siap semua, ada dari Dinas Pekerjaan Umum yang dijadikan anggota pokja,” tuturnya.

Adapun pengawasan atas progres dan hasil pekerjaan, Bupati Semarang mengatakan, seluruhnya dibahas setiap bulan dalam rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) melibatkan seluruh OPD terkait.

“Masyarakat perlu tahu mengapa pembangunan pasar termasuk lambat karena menunggu waktu Lebaran. Mudah-mudahan saja penggarapannya bisa selesai cepat sehingga tidak terbengkalai,” katanya.

Seperti diketahui, kalangan DPRD Kabupaten Semarang mengkritik keras molornya pengerjaan proyek pembangunan. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto.

Krebo, sapaan akrab Bambang Kusriyanto mengungkapkan jika molornya pembangunan beberapa proyek tersebut dapat menimbulkan opini negatif dari masyarakat kepada Pemkab Semarang. Selain itu, menurut Krebo, molornya pengerjaan proyek tersebut sangat merugikan masyarakat. Seperti halnya yang terjadi pada pembangunan tahap I Pasar Bandarjo. Dimana karena molornya pembangunan, pedagang lima bulan tidak bisa menempati pasar. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bulog Pastikan Stok Beras Aman

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perum Bulog Divre Jawa Tengah memastikan ketersediaan stok beras dan sejumlah bahan pokok lainnya aman selama puasa dan Lebaran tahun 2018 ini. Kepala Perum...

Puasa, Kebajikan untuk Kemanusiaan

PUASA adalah bahasa universal agama-agama. Ada berbagai pandangan bahwa untuk menghidupkan keruhanian diperlukan kontrol terhadap hasrat fisik maupun hasrat nafsu, yang berkelindan dengan hasrat...

Menyikapi Tantangan Dunia Digital

RADARSEMARANG.COM - ILMU dan teknologi saat ini berkembang begitu pesatnya dan kita tidak mungkin mampu membendungnya. Banyak sisi positif yang dapat kita ambil dari...

2017, Kumpulkan Rp 1,4 Miliar Zakat

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonosobo akhirnya memiliki kantor sekretariat baru di komplek masjid Jami’. Meski secara ukuran fisik bangunannya...

SUTET Tak Terbangun PLN Rugi Triliunan

BATANG-Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berupaya merealisasikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ektra Tinggi (SUTET) 500kv TX Ungaran-Pedan-Mandirancan, yang sudah lama di rencanakan. “Karena jika telat...

3 Kelurahan Wakili Lomba

SEMARANG- Peran PKK Kota Semarang yang dinahkodai Ny Krisseptiana Hendrar Prihadi kembali dinilai. Setelah beberapa waktu lalu, membantu Pemerintah Kota Semarang meraih Swastisaba Wiwerda...