Belajar Matematika Menyenangkan dengan “Tante Lis Berulah”

spot_img

RADARSEMARANG.COM – PEMBELAJARAN Matematika di sekolah saat ini harus mengadakan terobosan dengan metode serta penyajian yang menarik dengan  tujuan  tidak monoton, membosankan membuat peserta didik tidak tertarik untuk mempelajari matematika. Dengan hal itu maka pembelajaran matematika  dengan  metode  yang menyenangkan sangat diminati peserta didik  dan  guru harus bisa menemukan dan menyajikan metode yang menarik peserta didik, dengan latar belakang itu maka sebagai guru SMP Negeri 7 Salatiga membuat pembelajaran matematika dengan Metode Pendekatan Matematika Realistis Berbasis Ubin Sekolah (Tante Lis Berulah) untuk menjawab keadaan peserta didik saat ini. Metode Tante Lis Berulah bisa diterapkan di dalam kelas dan di luar kelas.

Metode   Tante Lis Berulah dapat melatih peserta didik mencari, menemukan, dan menjelaskan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan materi sistem koordinat dan letak geografis sangat mudah dan menyenangkan. Dengan  metode Tante Lis Berulah dapat membantu peserta didik meningkatkan sikap positif, serta membangun percaya diri yang tinggi dalam menyelesaikan masalah matematika dalam  materi sistem koordinat. Sebab, metode  Tante Lis Berulah mengutamakan keaktifan peserta didik dalam kelompok atau mandiri  untuk mencapai tujuan pembelajaran sistem koordinat yang lebih baik dengan tujuan  meningkatkan hasil belajar  peserta didik.

Baca juga:   Meningkatkan Semangat Belajar Matematika Anak dengan PiPi

Langkah-langkah  metode  Tante Lis Berulah, yakni pertama, peserta didik dibagi  dalam  kelompok, setiap kelompok terdiri atas 4  anak. Kedua, guru sudah mempersiapkan alat-alat  yang  dibutuhkan  antara lain tali,  tulisan di atas kertas berwarna  angka positif, angkat  negatif  dan nol.

Ketiga, untuk melaksanakan metode  Tante Lis Berulah ini, tali  dibentangkan  di atas ubin  yang  ke atas  dan ke bawah   dinamai   sebagai Y, yang ke kanan ke kiri dinamai sebagai X. Perpotongan kedua tali diberi angka nol, arah kanan dan ke atas diberi angka positif, arah kiri dan bawah diberi angka negatif.

Keempat, peserta didik dengan kelompok menemukan dan menentukan koordinat suatu tempat atau gambar yang ditentukan di ubin dengan titik acuan 0, atau titik acuan selain 0 dengan cara peserta didik berjalan dengan arah mendatar   ke kanan  atau  ke kiri lalu vertikal ke atas  atau  ke bawah tergantung  koordinat titik , benda, kota yang ditanyakan dalam soal yang diberikan guru.

Dengan  metode  Tante Lis Berulah, guru dan peserta didik   juga bisa menemukan letak geografis dari  suatu kota dengan cara yang sama. Untuk  menemukan titik koordinat letak geografis  menggunakan tali yang mendatar diberi nama BT dan BB, yang vertikal LU dan LS serta memasangkan  titik/ angka diberi satuan derajat di sepanjang tali yang mendatar dan vertikal .

Baca juga:   Mahir Berbahasa Inggris lewat Lagu

Cara menemukan sama dengan menemukan titik koordinat peserta didik berjalan dari kota yang dipasang di ubin  dengan arah mendatar ke kanan atau ke kiri dilanjut ke atas atau ke bawah sesuai soal yang  diberikan. Metode  Tante Lis Berulah, peserta didik bisa menyelesaikan materi sistem koordinat dengan bermain yang menyenangkan. Sehingga percaya diri meningkat, dan peserta didik mempunyai keberanian untuk menyelesaikan materi sistem koordinat  dengan baik, dan bisa untuk meningkatkan hasil belajar, nilai materi sistem koordinat menjadi tinggi. (igi2/aro)

Guru Matematika SMP Negeri 7 Salatiga

Author

Populer

Lainnya