33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Akronim Menuju Kosakata Baru

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – AKRONIM merupakan bentuk pemendekan atau penyingkatan dari dua kata atau lebih yang berupa gabungan huruf awal atau suku kata atau bagian lain dari kata-kata yang disingkat, ditulis dan dilafalkan sebagai kata. Penggunaan akronim di zaman now semakin banyak ditemukan dalam komunikasi sehari-hari baik pada ragam formal maupun informal. Penggunaan akronim ini dirasa sebagai tuntutan yang mendesak bagi penutur bahasa untuk mengungkapkan suatu makna atau konsep yang tidak tersedia dalam kosakata Bahasa Indonesia. Pembentukan atau penambahan kosakata baru dapat terjadi dari berbagai bidang kehidupan maupun disiplin ilmu.

Perkembangan informasi dan teknologi mempunyai andil yang cukup besar dalam memunculkan istilah-istilah baru, misalnya: gadget, online, offline, handphone, netizen, server, dan lain-lain. Kosakata pengganti dalam Bahasa Indonesia kadang baru muncul setelah masyarakat bertahun-tahun akrab menggunakan istilah-istilah asing tersebut.

Para pakar Bahasa Indonesia bekerja keras untuk mencari padanan kata yang tepat untuk menggantikan istilah-istilah asing tersebut, sehingga munculah kata-kata: gawai, daring, luring, telepon genggam, warganet, dan peladen. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang terbuka setiap saat dapat menyerap kosakata dari bahasa lain. Kosakata yang banyak diserap dalam Bahasa Indonesia berasal dari bahasa asing khususnya Bahasa Inggris, Bahasa Belanda, Bahasa Portugis, dan bahasa asing lainnya. Bahasa daerah juga banyak memberikan kontribusi perbendaharaan kata Bahasa Indonesia, misalnya Bahasa Jawa, Bahasa Sunda, Bahasa Bali, dan bahasa daerah lainnya.

Fenomena yang menarik adalah maraknya penggunaan akronim dalam komunikasi sehari-hari. Akronim sudah menjadi kosakata baru yang tidak dapat ditinggalkan oleh para penutur Bahasa Indonesia. Kepopuleran akronim dapat melebihi kata asalnya. Ketika masyarakat penutur bahasa sudah melupakan kata asal dari suatu akronim, pada hakikatnya akronim tersebut sudah menjadi kata yang mandiri. Beberapa akronim yang sudah hampir dilupakan kata-kata asalnya, yaitu pramuka, rudal, curhat, cerpen, lansia, angkot, pemilu, pansus, poskamling, posyandu, dan lain-lain.

Penggunaan akronim sering dilakukan pada komunikasi formal maupun informal. Bahkan beberapa akronim sudah dimasukkan sebagai kata baru dalam PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa indonesia). Sebagai pengganti dari istilah-istilah asing: online, offline, misil, email, digunakan kata daring (dalam jaringan), luring (luar jaringan), rudal (peluru kendali) dan surel (surat elektronik). Ada juga akronim yang dibentuk untuk menggantikan kata-kata dalam Bahasa Indonesia, yaitu saltik (salah ketik), curhat (mencurahkan isi hati), lansia (lanjut usia), cerpen (cerita pendek), pramuka (praja muda karana), angkot (angkutan kota), polwan (polisi wanita), gaptek (gagap teknologi), pelakor (perebut laki orang), dan lain-lain.

Selain itu masih ada puluhan, bahkan ratusan akronim maupun singkatan yang sering dipergunakan masyarakat dalam komunikasi sehari-hari. Penggunaan akronim sebagai kata baru dinilai lebih banyak keunggulannya dibanding menggunakan kata-kata serapan dari bahasa asing. Beberapa keunggulan akronim, yaitu lebih praktis, produktif, ekonomis, efektif, dan lebih etis. Akronim berpotensi menjadi sumber pembentukan kata baru Bahasa Indonesia yang tidak pernah kering. Kita harus menyikapi fenomena kebahasaan ini dengan cerdas, kritis, dan bijak. Cepat atau lambat akan semakin banyak akronim yang menjadi kata baru dalam Bahasa Indonesia. (igi2/aro)

Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 3 Sukoharjo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

2 Asuransi AXA Bergabung

SEMARANG-Dua entitas perusahaan asuransi global berbasis di Prancis, AXA, melakukan penggabungan usahanya di Indonesia. PT AXA Financial Indonesia (AFI) dan AXA Life Indonesia (ALI)...

Pesan Lewat Akun Official Line, Layani Antar Makanan

Fenomena ojek online marak di setiap kota-kota besar. Seorang mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) Julian Fikri Lestari menjadi owner ojek online khusus perempuan di Kota...

Peradi Surati Ganjar Pranowo

SEMARANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang layangkan surat aduan ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, terkait banyaknya jalan rusak...

Seleksi Perades Tunggu Proses Harmonisasi

DEMAK- Penundaan tahapan seleksi perangkat desa (Perades) di Demak hingga kini masih membuat galau kalangan kepala desa (kades). Mereka resah karena sampai sekarang tidak ada...

Angkat Urban Legend dalam Film Horor

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – TBS Film mengangkat legenda Jawa dalam film Nini Thowok. Selain ingin memenuhi hasrat masyarakat Indonesia akan film horor, juga untuk memperkenalkan...

Bagikan Piagam untuk Pensiunan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang memberikan piagam penghargaan kepada 143 pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Magelang yang purnatugas pada tahun 2017, di Pendopo...