32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

Hari Ini Tol Beroperasi

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Rasa penasaran pemudik menggunakan fasilitas jalan tol Salatiga Boyolali dan Solo-Ngawi yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Mulai hari ini (8/6), ruas tol Salatiga-Boyolali dan Solo-Ngawi sudah beroperasi.

Hanya saja secara fungsional dua ruas tol ini akan dioperasikan secara berbeda. Untuk tol Salatiga-Boyolali baru satu jalur saja yang dioperasikan karena masih ada titik yang belum kelar dikerjakan. Salah satu titik rawan tersebut berada di Kali Kenteng. Sementara untuk tol Solo-Ngawi sudah bisa beroperasi penuh dua jalur, termasuk kesiapan fasilitas pendukungnya.

Direktur Utama Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijaya membeberkan, Tol Salatiga-Boyolali secara fungsional dibuka pukul 06.00 hingga 17.00 WIB. Namun ketika nanti dibutuhkan, maka jalur ini akan dibuka hingga pukul  21.00 WIB. ”Untuk 8-17 Juni akan dibuka untuk jalur menuju ke timur. Sedangkan mulai 18-24 Juni dibuka untuk arah sebaliknya,” jelas David di sela apel siaga bersama dengan 400 personel dari JSN di gerbang Tol Colomadu, Kamis (7/6).

Dalam kesiapan ini titik yang perlu diwaspadai oleh JSN yakni di jembatan Kali Kenteng, Salatiga atau tepatnya di kilometer 490. Jembatan ini belum bisa dioperasikan karena belum jadi. Sehingga ada jalur alternatif melewati bawah. Namun untuk titik ini harus diantisipasi oleh pemudik karena tanjakan cukup curam. ”Makanya di titik ini perlu diwaspadai. Untuk mengantisipasinya kami siapkan mobil derek jika ada kendaraan yang mogok,” jelasnya.

Untuk tol Salatiga-Boyolali ini secara sementara akan disediakan dua rest area. Yakni titik pertama di Mudal, Salatiga dan lainnya di Koripan, Boyolali. Pada rest area ini disediakan masjid milik warga yang sedikit mendapat sentuhan renovasi. Di dekat masjid dibangunkan empat toilet oleh JSN dan ada pula warung tenda milik warga. “Masjid ini sebenarnya milik warga, namun karena letaknya dekat dengan tol maka kami fungsikan dulu. Nantinya juga akan ada kios BBM dan posko kesehatan pula,” jelasnya.

Kemudian untuk tol Solo-Ngawi masih ada  lima overpass yang masih dalam tahap pengerjaan. Namun secara fungsional kesiapan tol sudah lebih baik dibandingkan Salatiga-Boyolali. Sebab sudah ada rest area di enam titik dan jalur sudah dua arah, yakni di KM 519, KM 538. “Jalur ini juga sudah siap dibuka 24 jam,” jelasnya.

Sedangkan untuk Solo-Sragen sudah siap sepenuhnya, mengingat sertifikat kelayakan sudah turun dari pemerintah pusat. Sehingga pengoperasionalan bisa maksimal. Untuk pengendara bisa melaju hingga 100 km/jam. Namun untuk Sragen-Ngawi yang masih menyisakan lima perlintasan ini diharapkan pengemudi lebih berhati-hati. ”Makanya nanti batas maksimal kecepatan hanya 80 km/jam. Di perlintasan pun juga akan kami siapkan petugas yang berjaga 24 jam,” tandasnya. (vit/atn/irw/jpg/ton)

Latest news

Related news