33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

UP4 Kendal Jadi Percontohan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pekalongan melakukan studi banding ke Diskominfo Kendal. Yakni atas pengelolaan pengaduan masyarakat di Kantor Unit Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (UP4) Pemkab Kendal. Mereka ingin mengetahui proses pengelolaan pengaduan hingga sampai aduan tersebut ditanggapi dan ditangani oleh Bupati ataupun Kepala OPD di Kendal.

Kepala Diskominfo Kota Pekalongan Sri Budi Santoso bersama para stafnya melihat langsung sistem pengelolaan informasi di UP4 Pemkab Kendal yang berada di Kantor Media Center. “Studi Banding ini akan coba kami terapkan di Pemkab Pekalongan, karena sampai saat ini kami masih menginput secara manual,” tandasnya.

Menurutnya dengan pengelolaan pengaduan masyarakat, berupa laporan, usulan, kritik dan saran akan menjadikan Pemkot Pekalongan dapat dengan mudah menyaring berbagai informasi dari masyarakat. Selain itu juga untuk mengakomodir masukan dari berbagai lapisan masyarakat.

Tujuan akhir, yakni untuk pembangunan yang direncanakan pemerintah bisa sejalan dan selaras dengan kebutuhan masyarakat. “Pengelolaan Pengaduan ini penting, karena sekarang teknologi informasi juga meningkat. Sehingga harus mengikuti kebutuhan masyarkat,” tandasnya.

Sri Budi Santoso mengatakan, pengaduan masyarakat di Pemkot Pekalongan sementara  melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang ditangani oleh Diskominfo. Makanya pihaknya melakukan studi banding di Diskominfo Kendal.

Hal ini dilakukan untuk mencari format atau mekanisme UP4 yang nantinya bisa diterapkan di Pemkot Pekalongan. “Kami ingin melihat mekanismenya seperti apa, sistemnya seperti apa, formatnya seperti apa,” jelasnya.

Kepala Diskominfo Kendal Muryono mengatakan, UP4 yang dilaunching pada 28 Juli 2017 lalu. Sejauh ini telah banyak menerima pengaduan dari masyarakat melalui beberapa fasilitas kanal. Seperti Facebook, Twitter, Website, Telegram, aplikasi Knok Knok dan lainnya.

Dari pengaduan yang masuk langsung diteruskan ke instansi atau OPD terkait untuk mendapatkan tanggapan. “Setiap hari ada tiga operator yang kami tempatkan. Kendalanya kadang pengaduan yang sudah diteruskan ke instansi terkait, tidak segera mendapat balasan,” katanya. (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hadapi UNBK, SMP 8 Bagi Sembako

SALATIGA-Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), siswa kelas IX SMP 8 Kota Salatiga, pengurus OSIS setempat melakukan aksi sosial berupa bagi-bagi sembako kepada...

Boyongan, PKL Diantar Wawali

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 124 PKL Kelurahan Rejosari, Semarang Timur, Jumat (2/2) kemarin, boyongan ke Pasar Klitikan Penggaron. Para pedagang diantar langsung oleh Wakil Wali...

Kenaikan Tarif Ojek Online Tidak Menjamin Peningkatan Kesejahteraan Pengemudi

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA–Kenaikan tarif ojek online (Ojol) yang berpedoman pada Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 348 Tahun 2019 tidak menjamin terjadinya peningkatan kesejahteraan pengemudi. Pasalnya,...

Lika-Liku Edy Supratno Mencari Jejak ”Penemu Kretek”

Dalam sejarah industri rokok, Djamhari sering disebut sebagai penemu rokok kretek. Tapi di tempat asalnya, Kudus, tak ada jejak yang ditinggalkan. Sempat dianggap hanya...

Wali Kota Tindak Lanjuti Laporan, Bergerak Cepat Atasi Genangan

Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang Kamis (16/11) malam, menyebabkan beberapa titik tergenang air. Pemerintah Kota Semarang pun bergerak cepat melakukan penanganan. Mulai dengan...

Balapan Liar, 20 Motor Diamankan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Satlantas Polres Demak kemarin malam berhasil mengamankan sebanyak 20 sepeda motor yang dikendarai para pebalap liar. Mereka terjaring dalam razia dengan...