33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Racikan Kopi Terbaik dari Coffee and Beyond Cafe

Best Coffee Shop

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – ADA coffee shop dengan racikan kopi terbaik di Kota Pekalongan, yang patut dicoba. Namanya Coffee and Beyond Café. Lokasinya di Jalan Diponegoro Nomor 15, Pekalongan Utara. Produk yang paling recommended adalah espresso atau kopi murni tanpa gula atau campuran lain.

Tempatnya pun cozy dengan balutan konsep industrial. Hampir berusia 3 tahun, cafe ini sukses mendapat gelar Best Coffee Shop di Karesidenan Pekalongan. Karena bisa menyajikan kopi dengan cara menarik dan beda, dari orang yang dulu tidak mengenal kopi malah kini jadi penggemar kopi.

“Dulu sangat susah mengajak orang suka hot coffee tanpa gula. Butuh waktu dan perkenalan. Namun bersyukur kini malah menjadi gaya hidup dan banyak penggemarnya,” ucap Graciani, owner Coffee and Beyond.

Bisnis yang dijalani Graciani, berawal dari hobi ngopi dan melihat di Kota Pekalongan belum ada coffee shop. Akhirnya ia memutuskan mendirikan coffee shop dengan semangat ingin membawa kopi sebagai alat silaturahmi  dan gaya hidup baru untuk bergaul.

“Seperti nama cafe kami Coffee n Beyond, kopi tanpa batas. Harapanya dengan minum kopi bersama akan lebih akrab tanpa batasan,” jelasnya saat ditemui Radar Semarang.

Diceritakan Graciani, sejak berdiri 1 juli 2015 lalu, penjulan kopi masih belum sesuai harapan. Karena tren orang minum kopi hitam murni tanpa gula belum populer. Masih banyak yang pesan kopi dingin atau es, dengan berbagai campuran rasa manis dan susu.

Meski begitu, Graciani terus mempromosikan cita rasa kopi asli tanpa campuran (edpresso) racikannya. Agar semakin menarik, pembuatannya langsung di hadapan pengunjung. Ia mengenalkan sensasi baru dalam menikmati kopi.  Cara itu ternyata cukup berhasil.

“Awalnya kita buka malah kebanyakan orang nongkrong, namun coba kita ajak ngopi. Berawal pesan ice coffee dan sejenisnya, hingga akhirnya pengunjung mulai memesan kopi andalannya,” kenangnya.

Ditambah dengan sajian kopi dan nuansa cafe Beyond and Coffee yang menang cozy membuat pengunjung betah.

“Yang ingin kami tonjolkan adalah biji kopi kita roasting sendiri. Bahkan kami juga punya base roasting sendiri yang tidak ditemukan di tempat lain. Jadi pasti special,” ujarnya.

Terkait jenis kopi yang digunakan, Graciani menggunakan Arabia. Mereka juga bangga dengan produk lokal, salah satu kopi andalan adalah Dari Gunung Tilu Jawa Barat, yaitu varietas Sigara Rutan.

“Saya yakin walaupun bahan kopi sama belum tentu rasa sama, karena setiap tangan barista punya khas sendiri,” tandasnya.

Namun pihaknya juga tetap menyediakan berbagai jenis kopi, baik dari seluruh nusantara, sampai kopi impor dari berbagi negara. Namun kembali soal selera, hampir sebagian besar konsumen lebih memilih kopi lokal berkualitas super.

“Kami bertekad mengangkat kopi di tempat yang tepat dan berkelas di Pekalongan, juga menjadikan kopi sebagai sarana silaturahmi bahkan bisnis,” harapnya. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...