33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Cemilan Daun Kelor Lolos PKM

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang. Penelitian pemanfaatan daun kelor di rumah-rumah warga berhasil mengantar mereka lolos PKM 2018.

Upaya untuk memaksimalkan manfaat daun kelor menjadi camilan yang bergizi dalam bentuk kegiatan pengabdian pada masyarakat dituangkan oleh lima mahasiswa Prodi Farmasi S1 UMMagelang dalam proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Mereka melakukan penelitian berjudul Pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Pucanganom Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang melalui Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Miracel Snack makanan sehat dan bernutrisi. Proposal PKM Bidang Pengabdian kepada Masyarakat itu berhasil lolos dan mendapatkan pendanaan dari Dikti tahun 2018 bersama 40 proposal PKM UMMagelang lainnya.

Mariska Dwi Astuti, Agvindra Kartika Sari, Ria Sulfi Lestari, Nabilla Choirunnisa, dan Ajeng Krismonika Anggraeni adalah lima mahasiswa yang menggagas kegiatan pengabdian tersebut. Mariska, ketua tim mengungkapkan, camilan anak zaman sekarang banyak mengandung bahan pengawet, minim bergizi serta cenderung merusak pertumbuhan dan perkembangan anak. “Tanaman kelor yang banyak tumbuh di Desa Pucanganom yang tidak dimanfaatkan, kami olah menjadi camilan yang sehat, bernutrisi dan bergizi khususnya bagi anak-anak.” ujar Mariska.

Berbagai olahan yang dapat dijadikan camilan dengan bahan baku daun kelor adalah aneka kue seperti brownis, nastar, puding, serta cistik. Proses pembuatannya relatif mudah. “Kelor yang dipakai dalam bentuk bubuk yakni kelor yang dikeringkan lebih dahulu kemudian disaring, ” ungkap Mariska.

Dibimbing oleh Heni Lutfiyati, M.Sc, Apt, dosen yang juga Kaprodi D3 Farmasi Fikes UMMagelang, kelima mahasiswa itu memberikan pelatihan pembuatan camilan berbahan baku kelor kepada ibu-ibu PKK di Desa Pucanganom Srumbung. Selain itu mereka juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan. (vie/sct)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Menumbuhkan Kejujuran Melalui “Sensol”

TERGELITIK dari cerita pemilik kantin sekolah yang mengalami keanehan saat siswa selesai makan di kantin. Usai menyantap makanan, dia tidak membayar apa yang dimakan,...

Lagu Nasional Versus Dangdut Koplo

SAAT peringatan Hari Guru Nasional 25 November lalu, berbagai kegiatan diadakan untuk memeriahkannya, terutama kegiatan yang pesertanya melibatkan guru, karyawan, maupun siswa. Banyak Dinas...

Gandeng JFE Engineering Jepang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) bekerjasama dengan JFE Engineering Jepang  membangun Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Pabrik Tuban. Proyek...

Aset Desa Wajib Dilaporkan ke Pemkab

DEMAK-Pemkab Demak mewajibkan setiap desa untuk melaporkan aset desa yang menjadi wilayah kewenangan pemerintah desa. Pelaporan aset ini diperlukan untuk memastikan status, apakah desa...

Dewan Minta Pembangunan Embung Terus Digenjot

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov diminta terus menggenjot dan memperbanyak pembangunan embung di Jateng. Secara keseluruhan, Jateng masih perlu pembangunan embung-embung terutama di daerah yang...

Pemkab Dukung AirNav Gelar Festival Balon Udara

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo mendukung kegiatan Java Balloon Festival Wonosobo 2018 yang diselenggarakan oleh AirNav Indonesia pada 19 Juni 2018 di lapangan Geo...