33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

PT KAI Kerahkan Anjing Pelacak

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MUDIK JALUR LAUT: Ribuan pemudik dari Kumai dan Sampit, Kalimantan Tengah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan Kapal Egon dan Kelimutu. (NURCHAMIM/JAW APOS RADAR SEMARANG)
MUDIK JALUR LAUT: Ribuan pemudik dari Kumai dan Sampit, Kalimantan Tengah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan Kapal Egon dan Kelimutu. (NURCHAMIM/JAW APOS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Mengantisipasi terjadinya aksi teror selama masa angkutan Lebaran 2018, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang mengerahkan 6 ekor anjing pelacak dari Unit Satwa K9 Polrestabes Semarang.  Anjing pelacak tersebut difokuskan untuk mendeteksi adanya bahan berbahaya, seperti bahan peledak.

“Anjing pelacak tersebut disiagakan di stasiun kelas besar, seperti Stasiun Tawang dan Poncol Semarang,” kata Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Dwi Erni Ratnawati  usai melakukan gelar pasukan posko angkutan Lebaran 2018 di halaman Stasiun Tawang, kemarin.

Dwi mengatakan, masa angkutan Lebaran untuk moda transportasi kereta api dimulai sejak 10 hari menjelang sampai 10 hari sudah Lebaran atau 5 Juni hingga 26 Juni 2018. “Selama 22 hari tersebut, PT KAI terus memaksimalkan pengamanan di objek vital, salah satunya stasiun kereta api di wilayah Daop 4 Semarang ini,” ujarnya.

Dikatakan, di wilayah PT KAI Daop 4 ini, disiagakan 574 personil gabungan dari keamanan internal dan dari unsur TNI/Polri.  Personil tersebut akan difokuskan pada pengamanan di dalam stasiun, di atas kereta api, serta sepanjang jalur kereta api. Juga pengamanan aset vital yang terkait dengan operasional perjalanan kereta api.

Selain itu, pihaknya juga telah memetakan 4  titik rawan bencana, seperti banjir dan tanah longsor di sepanjang jalur kereta yang masuk wilayah Daop 4 Semarang. Seperti di wilayah Krengseng-Plabuhan, Plabuhan-Kuripan, Kedungjati-Karangsono dan Stasiun Tawang-Stasiun Alastuwa.

“Mengantisipasi dampak kerawanan bencana tersebut, kami telah menyiapkan alat material untuk siaga (amus) di sejumlah stasiun. Seperti di Tegal, Pekalongan, Tawang Semarang, Gundi dan Cepu,” tambahnya.

Sementara itu, aparat kepolisian dan instansi pemerintah akan terus berupaya memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran. Di Kota Semarang, nantinya akan terdapat 19 pos untuk pengamanan dan pelayanan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji menjelaskan, pos pengamanan dan pelayanan tahun ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh Polri sendiri, akan tetapi juga melibatkan instansi lainnya dari pemerintah setempat, termasuk Dinas Perhubungan.

“Kami melibatkan kawan-kawan dari TNI, Dinas Kebakaran, Basarnas, Bina Marga, Jasa Marga, Perhubungan. Semua  dilibatkan dalam kegiatan pengamanan ini,” ungkapnya saat di Mapolrestabes Semarang, Selasa (5/6). Dikatakan, dari 19 pos  pengamanan dan pelayanan, pos unggulan dipusatkan di Manyaran, dekat pintu tol Krapyak.

Di sisi lain, ribuan pemudik dari Kumai dan Sampit, Kalimantan Tengah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan Kapal Egon dan Kelimutu, Selasa (5/6).

CEO Pelindo III Regional Jawa Tengah, Ardi Wahyu Basuki, mengatakan, di Indonesia ada sebuah tradisi lebaran yang dilakukan setiap tahunnya dan permasalahan yang selalu muncul jumlah jalannya tetap dan pemudik selalu bertambah jumlah. “Untuk itu, kami mencoba sesuatu yang berbeda, dan kegiatan ini merupakan tahun ketiga yang telah dilakukan,” katanya.

Dikatakan, tahun kemarin, Pelindo III menghadle sebanyak 2.500 orang, sedangkan tahun ini ditambah menjadi 4.500 orang.  Sedangkan untuk total Pelindo III untuk Surabaya dan Semarang berjumlah 14.000 calon penumpang dan Kota Semarang  sebanyak 30 persen dari jumlah total tersebut yang dihandle penumpang  oleh Pelindo III.

“Di Pulau Jawa sendiri, ada dua yakni di Kota Semarang dan Surabaya. Khusus Kota Semarang menerima penumpang kapal Pelni yang datang dari Kumai dan Sampit, dan ke depannya pelayanannya akan ditingkatkan, dan yang penting tahun ini bisa melaksanakan kegiatan dengan baik dan lancar. (hid/den/hid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wilayah Pati Selatan Terancam Kekeringan

PATI – Dampak musim kemarau sudah mulai dirasakan di sejumlah daerah di Kabupaten Pati. Banyak desa di Kabupaten tersebut mengalami krisis air, khususnya di...

Jemaat Ahmadiyah Tidak Pernah Ganggu Ketertiban

RADARSEMARANG.COM, BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono telah 3 kali mengirimkan surat kepada pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) untuk menghentikan aktivitasnya di Banjarnegara. Pihak...

RSUD Tambah Fasilitas Untuk Warga Miskin

SEMARANG- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Kamis (5/10) kemarin, melakukan sidak ke RSUD K.R.M.T Wongsonegoro. Kedatangannya kali ini untuk memastikan pembangunan gedung IBS ICU...

Kristina Minta Doa Restu Masyarakat Pekalongan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Salah satu penyanyi dangdut, Kristina Iswandari atau dikenal Kristina, yang menjadi bakal calon legislatif DPR RI di Pileg 2019, mulai perkenalkan...

Kawasan Ekowisata Petungkriyono

PETUNGKRIYONO merupakan salah satu kecamatan, di wilayah Kabupaten Pekalongan yang terletak di bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara. Kawasan ini bagian dari dataran tinggi...

Antar OPD Harus Sinergi dalam Tingkatkan Layanan Wisata

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komisi B DPRD Kabupaten Wonosobo menerima audiensi Forum Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Wonosobo di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten...