33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Banyak Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Masih terdapat sejumlah titik perlintasan kereta api di kecamatan Semarang Timur, yang belum dilengkapi palang pintu. Hal ini sangat membahayakan, terlebih perlintasan ini berada di kawasan padat penduduk.

Kapolsek Semarang Timur Iptu Agil Widiyas Sampurna mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dan berhati-hati ketika hendak melintasi rel kereta api. ”Agar warga selalu tengok kanan kiri ketika hendak melintasi rel kereta api,” ujar Iptu Agil saat mengecek kondisi rel di kawasan Cilosari Dalam RT 3 Rw 7 kelurahan Kemijen Semarang Timur, Minggu (3/6).

Dijelaskan, hasil pengecekan yang dilakukan bersama sejumlah pihak seperti Bhabinkamtibmas dan dari Daop IV, kondisi rel di wilayah Semarang Timur dalam keadaan baik. Hanya ada beberapa kunci yang harus diganti karena sudah lepas.

Pengecekan ini, dilakukan untuk memastikan rel dalam kondisi siap digunakan dalam arus mudik dan arus balik nanti. Sehingga, para pengguna KA tidak ada hambatan. ”Untuk keamanan, nanti akan ada tambahan petugas dari Bhabinkamtibmas dan warga serta instansi terkait untuk melakukan penjagaan saat Lebaran,” jelasnya.

Marno, 60, warga Cilosari Dalam mengatakan, perlintasan KA yang tepat berada di samping rumahnya memang sudah lama digunakan warga untuk melintas meski tanpa ada palang pintu. Pada perlintasan ini, hanya ada palang berdiri yang dipasang untuk membuat warga lebih berhati-hati dan mencegah mobil melintas.

”Sini banyak yang lewat juga, terutama ketika jalan utama sana ada kegiatan. Pasti semuanya pada lewat dan numpuk di sini,” ujarnya.

Mengenai penjagaan, selama ini di perlintasan tersebut hanya dilakukan oleh warga sekitar, termasuk dirinya yang setiap sore nongkrong di depan rumah. Ia mengaku selalu mengingatkan orang yang hendak menyebrang untuk berhati-hati ketika ada kereta melintas. ”Ya dengan sukarela. Karena memang tidak ada penjaganya,” jelasnya. (sga/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Okupansi Hotel Capai 100 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Moment perayaan pergantian tahun menjadi berkah bagi para pelaku usaha perhotelan. Okupansi hotel bakal mencapai 100 persen di penghujung tahun 2017,...

Kampung Bola Bank Jateng Banjir Hadiah

RADARASEMARANG.COM, SEMARANG – Bank Jateng mengajak masyarakat untuk menyaksikan Kampung Bola pada Sabtu (14/4), karena akan "banjir" hadiah bagi para peserta maupun penonton, selain...

Sido Muncul Produksi Pasta Gigi

SEMARANG - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, memproduksi produk pasta gigi yang dinamakan "Sido Putih Ajaib, Muncul Kinclong". Pasta gigi merupakan produk...

Disambar Petir, Pasutri Tewas Berpelukan

TEMANGGUNG- Hujan deras yang mengguyur Kota Temanggung, Minggu (30/4) lalu, kembali menyebabkan bencana banjir, longsor dan sambaran petir. Sepasang suami istri (pasutri) Budiyono, 42...

25.590 Warga Belum Rekam E-KTP

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Distribusi blangko E-KTP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih menjadi kendala. Hal itu dikatakan Kabid Kependudukan Dispendukcapil Kabupaten Semarang Agus Saryanto. Dikatakannya,...

Prof Ridwan Tekankan Melek Media

SEMARANG–Mempertahankan capaian yang telah dibangun oleh pendahulunya, menjadi tantangan berat bagi Rektor Universitas Katholik (Unika) Soegijapranata yang baru, Prof Frederick Ridwan Sanjaya. Menurutnya, terobosan...