33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Temukan  5 Juta KTP Pemilih Terindikasi Bodong

Terjunkan Peneliti dari Jakarta

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Tim Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) telah menemukan indikasi sebanyak 5 juta KTP pemilih Pilgub Jateng bodong. Diantaranya, karena ada nama penduduk yang dobel dan sudah meninggal dunia.

Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wachid disela buka puasa bersama DPC Partai Gerindra serta kader partai dari jajaran ranting se Demak di gedung KONI, kemarin petang. Pihaknya telah melakukan investigasi soal KTP tersebut.

“Sudah 30 kabupaten/kota di Jateng, kita teliti terkait KTP pemilih ini. Sedangkan, 5 kabupaten lainnya masih dalam proses penelitian. Kita juga sudah melaporkan ke Bawaslu Provinsi Jateng temuan itu untuk ditindaklanjuti,”ungkap pria asal Jepara ini.

Dia mengatakan, terkait dengan temuan ini, pihaknya berharap KPU Jateng segera melakukan perbaikan data pemilih supaya betul betul dijamin validitasnya. “Setelah kita sampaikan ke Bawaslu, jika temuan indikasi KTP bodong ini tidak segera diperbaiki, maka Pilgub Jateng bisa ditunda,”katanya.

Menurutnya, jauh hari sebelumnya pihaknya sudah menerima informasi seperti itu.  Artinya, banyak data pemilih yang diragukan. Untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut, pihaknya lantas membentuk tim dan melakukan investigasi di lapangan.

“Semula kita lakukan random sampling di beberapa kabupaten/kota di Jateng. Tapi, setelah terbukti ada kebenarannya, akhirnya kita lacak semua di 35 kabupaten/kota,”katanya.

Dia menambahkan, data pemilih bodong tersebut jika dilihat dari format PDF, sulit terdeteksi. Namun, setelah dipindah ke format excel computer, hasilnya cukup mengejutkan. “Ya, ada sekitar 5 jutaan pemilih yang diragukan atau invalid. Kita sudah laporkan ke Bawaslu,”ujar Wachid.

Menurutnya, bila data tersebut tidak diperbaiki, maka bisa mengganggu pelaksanaan pilgub mendatang. “Apalagi, pilgub tinggal beberapa hari lagi,”katanya.

Abdul Wachid juga mengatakan, buka bersama dengan kader tingkat ranting ini dinilai penting. Sebab, kader pada level ranting merupajan ujung tombak perolehan suara.  “Kita roadshow terus termasuk ke Demak ini,”ujarnya.

Ketua DPC Partai Gerindra, Maskuri dalam kesempatan itu menyampaikan, selain konsolidasi partai terkait pilgub, pihaknya juga mulai mensosialisasikan terkait pencalonan Prabowo Subianto sebagai Capres 2019. “Pilpres 2019 sangat menentukan nasib kita sebagai rakyat,” tandasnya. Dalam acara ini semua peserta mengenakan kaos dengan kode #2019 ganti presiden. (hib/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemkab Siapkan E-Perizinan dan E-Chip

UNGARAN–Perbaikan pelayanan perizinan di Kabupaten Semarang terus dilakukan. Hal itu, untuk lebih menarik minat banyak investor. Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan jika usaha perbaikan...

Bupati Wajibkan 27 Puskesmas Diakreditasi

KAJEN–Demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mewajibkan 27 Puskesmas di Kabupaten Pekalongan melakukan akreditasi. Harapannya, agar pelayanan Puskesmas lebih baik...

Tinggalkan dan Tanggalkan Ego

KATA Rasulullah saw,  "Sebaik-baik manusia adalah yang paling memberi manfaat pada manusia yang lain" (Riwayat al-Thabrany). Rasulullah saw pada saat merumuskan fondasi kehidupan berbangsa...

Sileri Waspada, Dieng Tetap Buka

BANJARNEGARA—Status waspada sejak Kamis (14/9) malam, pukul 23.00, diberlakukan pada kawah Sileri  di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Saat ini, area kawah Sileri...

Rem Blong, Truk Masuk Jurang

BATANG - Diduga akibat rem blong, truk tronton yang sarat muatan kertas rol masuk jurang di jalur pantura Alas Roban, Gringsing, Kabupaten Batang. Kondisi...

Didirikan Pastor, selalu Jaga Kebinekaan

Menjaga kebinekaan selalu dipegang oleh pengelola Yayasan Sosial Wikrama Putra Semarang. Puluhan anak yatim dari berbagai latar belakang agama menghuni panti sosial ini. Seperti...