33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Bupati Ancam Cabut Izin Waskita

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPU Taru) dan tim, Minggu (3/6) kemarin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) jalan rusak yang diakibatkan oleh armada truk milik PT Waskita dan PT SMJ ketika mengangkut matrial dalam pembangunan jalan tol.

Sebelumnya, yakni PT SMJ dan PT Waskita, selaku rekanan pembangunan jalan tol, telah membuat surat pernyataan, bahwa mereka akan memperbaiki jalan rusak terdampak jalan tol dan akan selesai sebelum H-5 Hari Raya Idul Fitri. Namun hingga Minggu (3/6) kemarin, belum ada tanda-tanda perbaikan jalan yang dilakukan oleh kedua rekanan. Sedangkan PT SMJ baru melakukan perbaikan setelah ada kabar Bupati Asip akan melakukan sidak.

Ruas jalan yang rusak akibat proyek jalan tol terdapat di Pait – Sragi – Ringin Pitu, Kecamatan Sragi, Jalan Bojong hingga Wiradesa , Jalan Ketitang – Sedayu, Tangkil – Kedungwuni, Desa gandarum, Bojong hingga Desa Kedungjaran. Kerusakan jalan tersebut menjadi tanggung jawab PT SMJ, karena armada truknya melalui jalan tersebut.

Sedangkan PT Waskita harus memperbaiki jalan rusak mulai dari Jalan Kertosono hingga Karangdadap, Karangdadap sampai Kedungkembo, dan Sedayu hingga Ketitang.

Dalam sidak yang dilakukan oleh Bupati Asip, PT SMJ mulai melakukan perbaikan jalan, yakni pada ruas jalan di Bojong hingga Wiradesa. Meski hanya menggunakan aspal tipis-tipis untuk menutup jalan berlubang. Namun jalan rusak tersebut sudah terlihat bagus, jalan rusak lainnya yang menjadi tanggu jawab PT SMJ masih dalam perbaikan.

Sedang jalan rusak yang menjadi tanggungjawab PT Waskita, belum satu pun diperbaiki. Bahkan pihak PT Waskita tidak bersedia menemui Bupati Asip Kholbihi di lokasi Jalan Karangdadap. Bahkan pihak DPU Taru telah menghubungi Waskita sampai 16 kali, namun tidak diangkat.

Setelah pihak DPU Taru mendatangi Kantor PT Waskita, baru pihak Waskita bersedia menemui bupati di lokasi jalan rusak. Namun kedatangan Humas PT Waskita, Rohman, tidak dapat memberikan keputusan pasti akan perbaikan jalan.

“Kami hanya akan melakukan penambalan pada jalan rusak, bukan pengaspalan jalan seperti yang dikehendaki oleh pemkab, karena PT Waskita tidak memiliki aspal. Meski jalan tersebut sebelumnya bagus dan beraspal,” ungkap Rohman ketika dimintai pertanggungjawaban jalan rusak oleh Bupati Asip.

Mendengar jawaban dari PT Waskita yang terkesan tidak mau bertanggungjawab, Bupati menegaskan pihak akan meninjau ulang MoU yang sudah dilakukan oleh PT Waskita. Bahkan pemkab juga akan mencabut izin PT Waskita, jika tidak mau memperbaiki jalan rusak yang menjadi tanggung jawabnya.

“Saya minta PT Waskita untuk memperbaiki jalan rusak hingga H-5 Lebaran. Jika jalan rusak yang menjadi tanggung jawab PT Waskita tidak diperbaiki, saya akan melakukan hitung-hitungan ulang dengan PT Waskita, termasuk MoU yang sudah kita lakukan akan ditinjau ulang,” tegas bupati. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Begini Cara Kapolres Batang Ingatkan Warga untuk Peduli pada Alam

BATANG –Selain memiliki pantai yang rawan abrasi, Kabupaten Batang juga memiliki areal pegunungan yang kritis, sehingga rawan longsor. Untuk  menanggulangi masalah tersebut, Polres dan...

Hendi Klaim Serapan Anggaran Maksimal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG -  Pemkot Semarang mengklaim penyerapan anggaran APBD 2017 telah maksimal, sekalipun sejumlah proyek tidak selesai tepat waktu. Ada sebanyak 485 program dengan 3.323 kegiatan yang...

Suruh Nenek Mengemis Divonis 3,5 Tahun

SEMARANG-Akibat mempekerjakan seorang nenek asal Grabag bernama Supini ,93, dengan cara memaksa mengemis di seputar Pasar Yaik dan bangjo (traffic light) di depan RSUP...

Residivis Ditangkap Lagi

TEMANGGUNG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan ganja. RWH, warga lingkungan Banyutarung Kelurahan Temanggung II...

538 Pedagang Barito Bersikukuh Tolak Pindah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sedikitnya 538 pedagang di Jalan Barito Blok A-H, Kelurahan Karangtempel, Semarang Timur, bersikeras menolak direlokasi oleh Dinas Perdagangan  Kota Semarang. Alasannya, karena...

AGPAII Jateng gelar Muswil

RADARSEMARANG.COM - ASOSIASI Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Provinsi Jawa Tengah akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di SMP Negeri 14 Semarang pada Minggu...