33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Berdayakan Publik, Tekan Kriminalitas dan Radikalisme

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Radikalisme dan kriminalitas umum masih menjadi ancaman yang menghantui sendi masyarakat, terlebih menjelang lebaran. Intensitas aktivitas masyarakat yang tinggi kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi. Di manapun ada keramaian, maka potensi terjadinya kejahatan besar.

Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Djati Priyono mengatakan stabilitas keamanan dan kenyamanan lingkungan memang harus terus dijaga. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setiap geliat yang mencurigakan patut diwaspadai agar kejahatan bisa terdeteksi.

“Sebetulnya, saat ini tren kriminalitas dan radikalisme di Kota Semarang telah mengalami penurunan. Tetapi kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” katanya, kemarin.

Untuk bisa mencegah dan menekan terjadinya kriminalitas dan radikalisme perlu kesadaran dari masyarakat secara luas untuk berperanserta melakukan deteksi dini. Di antaranya melalui forum-forum masyarakat, sehingga upaya pencegahan dan tanggap situasi ini mampu mengantisipasi kerawanan sosial secara cepat. Di Kota Semarang, kata dia, setidaknya memiliki 8 program dengan 54 kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk memberdayakan publik terkait kemanan, politik dan lain-lain.

“Tidak hanya keamanan lingkungan dari tindakan kriminalitas maupun radikalisme. Tetapi juga mewaspadai kenaikan harga sembako menjelang lebaran, ketertiban lalu-lintas, maupun bencana alam banjir, rob, dan lain-lain,” katanya.

Anggota DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti, mengatakan keamanan dan ketertiban lingkungan menjadi tugas bersama. Tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat harus memiliki kesadaran untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Sejauh ini masih banyak potensi terjadinya aksi kriminalitas di masyarakat. Maka semua pihak, termasuk masyarakat tetap harus mewaspadai dan malakukan antisipasi,” katanya.

Tingginya potensi kriminalitas terjadi karena desakan kebutuhan meningkat. Sedangkan kemampuan ekonomi masyarakat berbeda-beda. Kesenjangan-kesenjangan ini mengakibatkan perilaku sebagian orang memicu kejahatan. Tentunya pemerintah tidak bisa tinggal diam untuk berupaya menjada keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan.

“Potensi kerawanan kejahatan harus diantisipasi sejak dini. Misalnya budaya patroli polisi perlu lebih digiatkan. Patroli ini idealnya bisa menjangkau hingga tingkat kelurahan dan perkampungan,” katanya.

Termasuk mengindentifikasi hal-hal yang mencurigakan. Sebab, pergerakan radikalisme sejauh ini berlangsung secara tersembunyi dan terselubung di tengah masyarakat. “Radikalisme menjadi salah satu ancaman yang harus mendapat antisipasi sejak dini,” katanya. (amu/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Polwan dan Jaksa Serbu Bazar Murah

SEMARANG - Puluhan polwan dan pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah dan warga menyerbu bazar murah yang digelar di areal parkir kantor Kejati Jateng,...

Senjata Api Polisi Diperiksa

MAGELANG - Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo mengingatkan agar anggota kepolisian benar-benar mengamankan senjata api (senpi) mereka agar tidak ada penyalahgunaan. Hal ini...

Grosir Ujung Tombak Sido Muncul

SEMARANG - Penjualan Tolak Linu dan Kuku Bima Energi (KBE) tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan. Peningkatan ini menurut Direktur PT Jamu dan Industri...

Jadi Tempat Curhat Teman

INGIN mendalami kondisi adiknya yang berkebutuhan khusus, Rebecca Nelfie Rima Rumambi memutuskan untuk belajar ilmu psikologi. Gadis 21 tahun ini pun masuk ke jurusan...

Angkat Citarasa Tradisional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Olahan daging dan ikan yang diracik dengan aneka rempah ala masakan tradisional memberikan citarasa yang nikmat. Tak sedikit penikmat kuliner yang...

Targetkan, Indonesia Bisa Tentukan Harga Sendiri

RADARSEMARANG.COM - Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) pada tahun 2018 ini, menggenjot kontrak perdagangan olien yang lebih besar pada 2018 dibanding tahun 2017. Olein merupakan...