33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

PKL Depan Menara Direlokasi

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Pedagang kaki lima (PKL) depan Menara Kudus ke timur segera direkolasi. Hal ini berdasarkan instruksi Bupati Musthofa saat tinjauan ke kewasan wisata religi tersebut, Senin (28/5) lalu.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid PKL Sofyan Dhuhri mengatakan, PKL di kawasan tersebut jumlahnya ada 38 pedagang. Mereka sudah diundang ke kantor untuk diberikan pengarahan. ”Keberadaan PKL itu dianggap menganggu kenyamanan serta keindahan di lingkungan Menara Kudus. Hal itu setelah Bupati Kudus Musthofa melakukan pengecekan di sekitar Menara Kudus. Pak Bupati lantas meminta segera dipindahkan dari lokasi tersebut,” katanya.

Menindaklanjuti perintah bupati, beberapa waktu lalu pedagang diberikan pembinaan serta diberitahu jika akan dipindah. Rencananya, mereka dialihkan ke Terminal Bakalan Krapyak.

Namun, itu tergantung dari persiapan lokasi di Terminal Bakalan Krapyak. Misalkan sudah siap tempatnya untuk menampung mereka, maka PKL depan Menara Kudus segera dipindahkan.

”Kami upayakan mencarikan tempat yang masih dilalui orang. Pindah tempat baru memang butuh penyesuaian. Diharapkan pedagang tidak pesimistis dagangannya tidak laku,” tandasnya.

Para PKL tersebut berjualan jenang, aksesoris, dan beberapa dagangan lain. Sofyan mengatakan, mereka kooperatif dan mau dipindahkan, asalkan tempat berjualan yang baru dilewati peziarah yang turun dari bus pariwisata.

Salah satu pedagang, Rukmini mengatakan, sebenarnya agak keberatan pindah, tapi kalau lainnya dipindah dia ikut saja. Syaratnya, lokasi jualan yang dilewati peziarah. ”Saya sudah puluhan tahun jualan jenang. Sekarang malah mau digusur dan pindah ke Terminal Bakalan Krapyak. Ya, ikut saja aturannya pemerintah. Laris dan tidaknya sudah risiko pedagang. Tapi saya mohon ditempatkan lokasi yang dijamah orang,” harapnya. (san/lil/lin/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Cuti Bersama Pengaruhi Puncak Arus Mudik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Pol Royke Lumowa, memprediksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 8 atau 9 Juni sebelum Lebaran 2018. Hal...

Kemitraan, Jaminan Tembakau Terbeli

RADARSEMARANG.COM - Kabupaten Lombok Timur (Lomtim) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) termasuk daerah penyuplai tembakau virginia flue curried (FC) terbanyak dan berkualitas. Kepala Dinas Pertanian...

Pasarkan Produk Lokal, Gandeng Toko Modern

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Sekitar 200 pelaku kopi dan tembakau Temanggung berkumpul di Pendopo Pengoyoman dalam acara temu usaha yang digelar Dinas Penanaman Modal dan...

Bentuk Karakter Tertib Lantas sejak Dini

SEMARANG – Polda Jateng terus menggencarkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat demi terciptanya keselamatan bersama. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk karakter...

Gali Potensi Curug Gamelan 

RADARSEMARANG.COM, BRINGIN - Desa Lebak, Kecamatan Bringin, memiliki potensi wisata air terjun yang indah. Masyarakat setempat  menyebutnya curug Gamelan. Sekretaris Desa Lebak, Ihya’ Ulumuddin, menceritakan,...

Wujudkan Komitmen Cinta dan Damai untuk Indonesia

RADARSEMARANG.COM - Memasuki usianya ke 31, SMA N 14 Semarang terus tumbuh menjadi sekolah favorit di Jawa Tengah. Ya  sekolah yang berdiri mulai tanggal 8...