33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

PKL Depan Menara Direlokasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Pedagang kaki lima (PKL) depan Menara Kudus ke timur segera direkolasi. Hal ini berdasarkan instruksi Bupati Musthofa saat tinjauan ke kewasan wisata religi tersebut, Senin (28/5) lalu.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid PKL Sofyan Dhuhri mengatakan, PKL di kawasan tersebut jumlahnya ada 38 pedagang. Mereka sudah diundang ke kantor untuk diberikan pengarahan. ”Keberadaan PKL itu dianggap menganggu kenyamanan serta keindahan di lingkungan Menara Kudus. Hal itu setelah Bupati Kudus Musthofa melakukan pengecekan di sekitar Menara Kudus. Pak Bupati lantas meminta segera dipindahkan dari lokasi tersebut,” katanya.

Menindaklanjuti perintah bupati, beberapa waktu lalu pedagang diberikan pembinaan serta diberitahu jika akan dipindah. Rencananya, mereka dialihkan ke Terminal Bakalan Krapyak.

Namun, itu tergantung dari persiapan lokasi di Terminal Bakalan Krapyak. Misalkan sudah siap tempatnya untuk menampung mereka, maka PKL depan Menara Kudus segera dipindahkan.

”Kami upayakan mencarikan tempat yang masih dilalui orang. Pindah tempat baru memang butuh penyesuaian. Diharapkan pedagang tidak pesimistis dagangannya tidak laku,” tandasnya.

Para PKL tersebut berjualan jenang, aksesoris, dan beberapa dagangan lain. Sofyan mengatakan, mereka kooperatif dan mau dipindahkan, asalkan tempat berjualan yang baru dilewati peziarah yang turun dari bus pariwisata.

Salah satu pedagang, Rukmini mengatakan, sebenarnya agak keberatan pindah, tapi kalau lainnya dipindah dia ikut saja. Syaratnya, lokasi jualan yang dilewati peziarah. ”Saya sudah puluhan tahun jualan jenang. Sekarang malah mau digusur dan pindah ke Terminal Bakalan Krapyak. Ya, ikut saja aturannya pemerintah. Laris dan tidaknya sudah risiko pedagang. Tapi saya mohon ditempatkan lokasi yang dijamah orang,” harapnya. (san/lil/lin/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gelar Doa Bersama untuk Bangsa

SEMARANG - Peringatan se-jit (HUT) Yang Mulia Bunda Bumi (Te Bo) di klenteng Low Lie Bio (kebun Jeruk) di gelar dengan khusyuk dan meriah....

Beri Diskon 21 Persen Bagi Wanita

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Main Dealer Astra Motor Jateng memberikan diskon khusus bagi wanita sebesar 21 persen untuk servis gratis...

Membahayakan, Koramil Dibongkar

MAGELANG—Kondisi bangunan Komando Rayon Militer (Koramil) 20 Salaman yang semakin tidak layak, akhirnya dibongkar oleh warga pada Minggu (5/11) kemarin. Pembongkaran dibantu anggota Polsek...

AZ Diketahui Jarang di Rumah

TEMANGGUNG–Petugas kepolisian kembali menggeledah rumah terduga teroris berinisial AZ (bukan AS seperti diberitakan kemarin, red) alias Fauzan alias Fauzan Mubarok yang ditangkap satuan Detasemen...

Tak Bisa Pesan Petak Makam

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang mengklaim tidak ada makam fiktif di TPU Giriloyo. Sejak Perda Kota Magelang Nomor 9 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan dan...

Punya Style Klasik dan Tenaga Besar

RADARSEMARANG.COM - Memiliki body yang bongsor ternyata tidak membuat motor kesayangan Herman Ngadihartanto tak bisa berlari kencang. Motor Harley Davidson Roadster keluaran tahun 1962...