33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Gagal WTP Gara-Gara BOS

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten gagal meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait Laporan Keuangan Daerah (LKDP) Tahun Anggaran 2017. Penyebab utama kegagalan, terkait penyajian laporan pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dinilai kurang valid. Sebab masih ditemukan selisih perhitungan dalam laporan BOS tersebut.

Dari informasi yang berhasil digali Jawa Pos Radar Solo, penyajian saldo akhir BOS per 31 Desember 2017 sebesar Rp 4,19 miliar. Nilai tersebut merupakan saldo dana BOS di 708 SD dan 65 SMP negeri. Tetapi setelah diaudit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), dari saldo yang disajikan, ternyata terdapat selisih nominal Rp 86,46 juta.

”Kendalanya dalam pengelolaan BOS di Dinas Pendidikan saja. Kalau lainnya tidak masalah. Penyajiannya laporannya istilahnya belum bisa dikatakan valid karena dalam pembukuaannya masih ada selisih. Jadi laporan pengelolaan BOS itu belum dapat diterima,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Inspektorat Klaten, Purwanto Anggono Cipto kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (1/6).

Adanya selisih ini membuat Klaten harus puas meraih predikat wajar dengan pengecualian (WDP). Hasil sama yang didapat Kota Bersinar tahun lalu. Padahal Bupati Klaten, Sri Mulyani selalu meminta jajarannya memperbaiki menyusun LKDP demi mengejar gelar WTP.

Selanjutnya, Purwanto bakal melakukan pendampingan dan pengawalan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Terkait penyusunan laporan keuangannya agar tidak lagi menunggu hingga akhir tahun. Tetapi pada Juli nanti, akan dilakukan pengujian terhadap seluruh laporan keuangan guna mencegah kendala yang sama.

Khusus pengelolaan dana BOS, Purwanto meminta setiap kecamatan memiliki satu tenaga yang memahami betul terhadap laporan keuangan. Dia menilai sumber daya manusia (SDM) yang paham terkait hal ini masih minim. Inspektorat bakal menyiapkan seorang SDM di tiap kecamatan untuk dilatih pembukuan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Klaten, Sri Nugroho mengakui kegagalan Klaten meraih WTP karena penyajian BOS yang belum optimal. ”SDM mayoritas kurang memahami teknologi. Memang idealnya setiap kecamatan ada tenaga kependidikan yang menguasai BOS. Begitu juga di tingkat kabupaten,” bebernya. (ren/fer/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Semarang Kekurangan Pialang Saham

SEMARANG – Industri pasar modal diyakini akan terus berkembang di tahun 2017 ini. Sayangnya, sumber daya manusia pada sektor tersebut belum cukup memadai. Di...

BEI Semarang Sosialisasi Hingga Kabupaten

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Semarang semakin intensif mengedukasi masyarakat terkait investasi legal melalui pasar modal. Termasuk jemput bola melakukan...

1.000 Advokat Kawal Sudirman-Ida Fauziyah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 1.000 advokat menyatakan komitmen untuk mengawal dan membela  Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam perhelatan Pilgub Jateng 2018. Sikap para advokat yang...

Banyak Hotel Salah Isi SPT Elektronik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang terus melakukan sosialisasi pajak di sektor hotel dan restoran. Untuk mendukung dan memermudah hal tersebut salah...

Ajak 30 Anak Panti Asuhan Bergembira

SEMARANG - Senyum gembira terlihat dari 30 anak yatim piatu, siang kemarin. Ya, mereka mendapatkan hadiah Lebaran berupa baju baru dari Hotel Ciputra Semarang...

TNI Dilatih Gunakan Transplanter

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Balai Diklat Pertanian Provinsi Jateng melatih TNI agar mahir dalam menggunakan alat mesin pertanian (alsintan). Seperti, alat penanam bibit padi dan jagung...