Nazi Jarak 3 Km, Aditya Jarak 7 Km

  • Bagikan
LOKASI PENEMUAN : Siswa TK yang tenggelam di saluran irigasi ditemukan di saluran Desa Ngemplik, Kecamatan Karanganyar. INZET : Dua bocah, Nizam dan Aditya saat bermain bersama. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
LOKASI PENEMUAN : Siswa TK yang tenggelam di saluran irigasi ditemukan di saluran Desa Ngemplik, Kecamatan Karanganyar. INZET : Dua bocah, Nizam dan Aditya saat bermain bersama. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Dua siswa TK yang tenggelam di saluran irigasi di Desa Undaan Kidul, Kecamatan Karanganyar, kemarin malam, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas Jepara, Koramil dan Polsek Karanganyar,  LPBINU, MDMC Banser Kudus serta warga setempat menemukan kedua jasad anak tersebut mengambang di permukaan air di wilayah Desa Ngemplik, Kecamatan Karanganyar.

Kepala pelaksana BPBD Demak Agus Nugroho LP melalui Korlap Suprapto mengatakan, korban pertama yaitu Nizam, 5, ditemukan sekitar pukul 21.30 dengan jarak 3 kilometer dari lokasi kejadian. Setelah itu, sekitar dua jam kemudian, tepatnya pukul 23.30  baru ditemukan Aditya, 5, dengan posisi mengambang dengan jarak sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian.

Menurut Suprapto, usai ditemukan kedua bocah korban tenggelam tersebut lalu dibawa ke rumah orang tua masing masing untuk dikebumikan.  Seperti diketahui, dua siswa TK ini diketahui hilang disungai setelah mereka bermain berdua di saluran irigasi Waduk Kedungombo tersebut. Diduga, arus di bawah sungai cukup deras sehingga mereka langsung hanyut saat mandi di saluran dengan kedalaman 1 meter itu. “Sebelumnya, orang tua mereka menunggu di rumahnya tapi waktu itu tidak kunjung pulang,”katanya. (hib/zal)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *